Bertemu Raja Salman di Saudi, Trump bakal investasi miliaran dolar
Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memulai debut internasionalnya sebagai pemimpin negara dengan mengunjungi Raja Salman bin Abdulaziz di Riyadh, Arab Saudi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara sepakat untuk menandatangani kerja sama bilateral senilai USD 110 miliar.
Kerja sama itu meliputi penjualan senjata AS dan investasi baru yang disebut-sebut bakal menyediakan ratusan ribu lapangan pekerjaan.
"Ini adalah hari yang menyenangkan. Dan ini merupakan investasi luar biasa bagi Amerika Serikat, pastinya akan banyak pekerjaan, pekerjaan, pekerjaan," kata Trump usai menandatangani kerja sama "visi strategis" seperti dilansir dari laman Washington Post, Minggu (21/5).
Meski tidak disebutkan secara detail kerja sama yang dimaksud, namun dalam surat tujuan (letter of intent) tertera bahwa AS akan mendukung kebutuhan pertahanan Saudi dengan melakukan penjualan alat pertahanan seperti kapal angkatan laut, tank, dan kendaraan lainnya.
Selain itu, kerja sama baru yang belum pernah melewati tahap diskusi seperti sistem pertahanan rudal, pembaruan pertahanan siber Saudi, pengumpulan intelijen lewat udara, dan pengamanan perbatasan juga turut dibahas.
Seperti diketahui, hubungan AS dengan Saudi di bawah kepemimpinan mantan presiden Barack Obama sebelumnya memang terbilang kurang harmonis. Oleh karena itu, kunjungan Trump sekaligus menjadi tanda akan era baru hubungan AS dan Saudi.
Menter Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir dalam sebuah pernyataan bersama Menlu AS Rex Tillerson menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan penyatuan kembali hubungan kedua negara.
"Ini adalah awal dari sebuah titik balik dalam hubungan antara Amerika Serikat dan dunia Arab dan juga Islam," kata al-Jubeir.
Kunjungan Trump, kata dia, akan mulai mengubah pandangan dunia terhadap Islam. Ini juga akan menjadi tanda perubahan dari permusuhan menjadi hubungan kemitraan.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya