Bertempur lawan ISIS, gadis cantik nan seksi ini malah dipenjara
Merdeka.com - Joanna Palani, gadis 23 tahun asal Denmark, harus menghadapi hukuman penjara selama enam bulan lantaran berjuang bersama tentara Kurdi di Suriah untuk melawan kelompok ekstrimis Negara Islam Irak dan Syam (ISIS).Diberitakan harian Daily Mail, Rabu (14/12), pada 14 November 2014 lalu, Palani berangkat dari kampung halamannya dan bergabung dengan YPG (Unit Perlindungan) dan Peshmerga, tentara terlatih regional daerah Kurdi, untuk melawan para jihadis.

joanna palani ©Daily Mail
Pengadilan Copenhagen City mendakwa Palani karena dia telah melanggar kebijakan Denmark tentang 'pertempuran asing' yang isinya melarang penduduk Denmark berjuang bersama kelompok teror. Padahal, Palani justru berjuang untuk melawan kelompok teror.Sebelumnya pemerintah telah melarang Palani untuk menjadi pejuang Kurdi. Bahkan, tahun lalu paspornya disita oleh polisi dan dinas intelijen Denmark (PET). Namun, Palani bertekad memberikan jiwa raganya untuk demokrasi, kemerdekaan, dan hak hak wanita.

joanna palani ©Daily Mail
"Jika saya tertangkap atau tewas, saya akan bangga atas apa yang saya perjuangkan," kata Palani. Seperti diketahui, hukum tentang pertempuran asing dibuat seketat mungkin oleh pemerintah Denmark untuk memperkuat upaya kontra-ekstremisme dalam negeri. Sebab, Denmark merupakan salah satu penyumbang pejuang asing di Suriah paling besar.

joanna palani ©Daily Mail
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya