Berlakukan Larangan Plastik Sekali Pakai, Sampah di Australia Turun 80 Persen
Merdeka.com - Larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai diberlakukan oleh dua supermarket terbesar di Australia telah berhasil mencegah masuknya 1,5 miliar kantong plastik ke sampah lingkungan dalam waktu kurang dari setengah tahun saja.
The National Retail Association (NRA) melaporkan bahwa penggunaan kantong plastik sekali pakai turun hingga 80 persen sejak supermarket Coles dan supermarket Woolworths berhenti mendistribusikan kantong plastik pada akhir Juli.
Keputusan itu sempat diprotes oleh beberapa pembeli Australia. Namun manajer kebijakan industri di NRA, David Stout, mengatakan hal baru itu merupakan keputusan paling berani yang dilakukan oleh kedua supermarket besar itu.
Stout menuturkan karena Woolworths dan Coles merupakan induk perusahaan Woolworths Limited dan Wesfarmers yang terbesar di Australia berdasarkan pendapatan, maka ide mereka telah membuka jalan bagi usaha kecil untuk mengikuti jejak tersebut
"Terlihat jelas mereka adalah pelayan produk sehingga banyak orang akan kembali kepada mereka," kata Stour, seperti dilansir dari Strait Times, Senin (3/12).
"Ini juga merupakan hal terbaik untuk usaha kecil di mana mereka bisa mengatur penggunaan kantong dengan bijak dan membiarkan pelanggan membayar tiap penggunaan. Mereka harus mampu mempertimbangkan strategi itu tanpa takut akan serangan balik," lanjutnya.
Daripada membagikan kantong plastik sekali pakai secara gratis, kedua supermarket saat ini menyarankan agar pembeli membawa tas yang dapat digunakan kembali atau membeli tas yang dapat digunakan kembali.
Australia telah memutuskan untuk menghapus kantong plastik sekali pakai di setiap negara bagian dan wilayah kecil lain, kecuali New South Wales, negara bagian yang paling padat penduduknya.
(mdk/ias)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya