Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bercelana legging, bocah 10 tahun dilarang naik pesawat

Bercelana legging, bocah 10 tahun dilarang naik pesawat Bocah bercelana legging dilarang masuk pesawat. ©2017 Getty Image

Merdeka.com - Maskapai Amerika Serikat, United, menuai kritik usai melarang masuk seorang bocah perempuan hanya gara-gara mengenakan celana ketat berbahan spandex atau legging. Penggunaan pakaian tersebut dianggap maskapai itu telah melanggar aturan penerbangan.

Dilansir The Sun, Senin (27/3), alhasil kebijakan itu menuai kritikan tajam dari warga AS. Mereka menyesalkan tindakan perusahaan tersebut yang melarang bocah 10 tahun hanya karena pakaian yang tidak berbahaya.

Beberapa kritik disampaikan langsung ke akun resmi United di Twitter oleh sejumlah penumpang. Menurut mereka, peraturan tersebut telah mempermalukan wanita dan seksis.

"Sejak kapan kebijakan tersebut berlaku di maskapai ini," komentar salah seorang netizen.

united airlines

Namun, perwakilan maskapai raksasa di AS itu membela diri dengan mengatakan bahwa petugas berhak melarang penumpang masuk ke dalam pesawat karena tidak mengikuti peraturan.

"Melarang penumpang yang tidak berpakaian sesuai dengan kode etik adalah kebijakan dari maskapai penerbangan," demikian tanggapan yang diberikan United.

Setelah memaksa bocah tersebut mengganti pakaian dengan gaun, barulah dia diperbolehkan terbang. Kendati demikian, dua pendamping bocah tersebut tetap tidak diperbolehkan terbang dari Denver ke Minneapolis karena tidak mau mengganti pakaian.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP