Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berbagai bom di apartemen "Joker" berhasil dilucuti

Berbagai bom di apartemen Polisi dan pemadam kebakaran memeriksa apartemen milik James Eagan Holmes, pelaku penembakan di Bioskop Century, Wilayah Aurora, Kota Denver, Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat, Jumat (20/7) dini hari waktu setempat. (REUTERS)

Merdeka.com - Kepolisian Daerah Aurora, Kota Denver, Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat, berhasil melucuti berbagai ranjau dan bahan peledak lain dipasang oleh James Eagen Holmes. Dia adalah tersangka penembakan di dalam gedung bioskop saat pemutaran perdana film Batman terbaru Jumat dini hari waktu setempat.

BBC melaporkan, Ahad (22/7), polisi harus menggunakan robot buat menjinakkan berbagai bahan peledak sengaja dipasang oleh Holmes di apartemennya. Meski begitu, kini tim penjinak bom Kepolisian Aurora masih bekerja keras buat melucuti berbagai alat picu masih bertebaran di kamar itu.

Setelah polisi menangkap pelaku penembakan tepat di lapangan parkir Bioskop Century, wilayah Aurora, mereka langsung menggeledah mobil dan tempat tinggal pelaku. Ternyata di dua tempat itu mereka menemukan berbagai macam bahan peledak. Bahkan di apartemen Holmes polisi harus bekerja keras melucuti ranjau dan bom dipasang secara acak di lokasi itu hingga pagi ini waktu setempat.

Berbagai bahan peledak di apartemen Holmes dipasang terhubung satu sama lain dengan menggunakan kabel picu. Selain itu, dia menempatkan beberapa granat secara acak.

Kepala Polisi Aurora, Daniel Oates, mengatakan dia belum pernah melihat perangkap serumit ini. "Perangkap di apartemen ini sengaja dibikin buat membunuh orang, termasuk polisi," kata Oates. Dia mengakui Holmes sudah mempersiapkan penyerangan dan jebakan itu secara matang.

Aksi Holmes sebelumnya membuat geger. Pria berusia 24 tahun ini nekat melakukan aksi keji dengan menembaki penonton dalam gedung bioskop yang memutar film terbaru Batman : The Dark Knight Rises di Wilayah Aurora, Kota Denver, Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat. Holmes mengaku sebagai 'Joker', atau musuh bebuyutan Batman.

Holmes melepaskan tembakan membabi-buta. Dia membawa senapan serbu AR-15 dan Remington 870, serta dua pistol Glock. Holmes juga berpakaian layaknya pasukan antiteror dengan rompi antipeluru dan penutup muka berwarna hitam.

Aksi brutal Holmes menewaskan 12 orang dan melukai 59 lainnya. Kebanyakan korban luka parah dan kritis, Jumat (20/7). Ratusan polisi dikerahkan untuk menghentikan peristiwa berdarah itu. Tercatat tiga warga Indonesia turut menjadi korban insiden itu. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP