Bentrok Muslim-Kristen di Mesir memburuk
Merdeka.com - Pertikaian antara umat Muslim mayoritas dengan minoritas Kristen Koptik memburuk di wilayah Kota Dashur, 40 kilometer dari Ibu Kota Kairo, Mesir. Kedua pihak hingga berita ini dilansir masih saling melempar bom molotov dan membakar rumah.
Polisi Kota Dashur sampai harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa muslim yang merangsek ke perkampungan Kristen. Mereka sedianya hendak membakar gereja setempat. Hingga kemarin malam, tercatat seorang pria tewas, 16 cedera, dan puluhan bangunan serta tiga mobil terbakar, seperti dilansir BBC, Kamis (2/8).
Kerusuhan pecah setelah pertikaian sejak pekan lalu menyebabkan seorang muslim tewas dua hari lalu. Tidak lama setelah kabar itu menyebar, warga mayoritas langsung menjarah toko dan rumah milik penganut Kristen Koptik.
Ironisnya, kerusuhan berbau SARA ini terjadi akibat kesalahpahaman kecil. Polisi menyatakan konflik ini bermula saat seorang muslim mengamuk di binatu. Pegawai laundry itu beragama Kristen, tidak sengaja membikin kaus milik si pelanggan Islam berlubang lantaran tidak hati-hati saat menyetrika.
Keduanya berkelahi. Rupanya, peristiwa itu berbuntut panjang. Masing-masing membawa teman dan mulai menyebar isu ada penghinaan terhadap agama Islam.
Jumlah penganut Koptik di Mesir mencapai 10 persen dari keseluruhan 82 juta warga Negeri Piramida itu. Konflik antar penganut dua agama ini meningkat sejak rezim Husni Mubarak digulingkan tahun lalu.
Sebagian besar bukan karena isu agama, melainkan perkara tanah atau lapangan pekerjaan. Namun, persoalan itu langsung merembet menjadi sektarian seketika kedua kubu sudah mengajak rekan. Keuskupan Koptik di Kota Giza menyatakan warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak yang beragama Nasrani telah meninggalkan kota itu sejak kemarin malam.
Terakhir kali insiden yang meningkatkan ketegangan antar agama ini terjadi saat seorang teroris meledakkan diri di gereja Kota Alexandria, Januari tahun lalu. Lebih dari 20 jemaat tewas.
Presiden Mesir, Muhammad Mursi hingga berita ini dilansir belum memberikan komentar. Kerusuhan bermotif agama itu adalah kali pertama sejak dia terpilih menjadi pemimpin Negeri Piramida itu dua bulan lalu. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya