Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bekas Dubes RI jadi juru runding batas maritim dengan Malaysia

Bekas Dubes RI jadi juru runding batas maritim dengan Malaysia Mantan Dubes RI untuk Jerman Eddy Pratomo. ©2015 culturaldiplomacy.org

Merdeka.com - Eddy Pratomo yang sempat menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman kini ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai utusan khusus penetapan batas maritim dengan Malaysia.

Penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden RI dan Perdana Menteri Malaysia pada Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke Malaysia, pada 5-7 Februari 2015.

Dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Kamis (11/6), Kementerian Luar Negeri menyatakan Eddy dinilai Presiden pantas menjalankan tugas itu. Dia memiliki latar pendidikan hukum, pernah menjabat Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri RI (periode 2006-2009), serta kini mengabdi sebagai staf ahli Ketua DPR.

"Tugas Utusan Khusus adalah memberikan pertimbangan politis, selain pertimbangan hukum dan teknis, dalam penyelesaian batas maritim kedua negara," tulis pernyataan pers Kemlu.

Indonesia-Malaysia masih memiliki beberapa permasalahan perbatasan. Ada lima segmen perairan harus ditetapkan batasnya, yakni di Laut Sulawesi, Laut Tiongkok Selatan, Selat Singapura bagian Timur, Selat Malaka bagian Selatan dan Selat Malaka.

Utusan Khusus Presiden RI ini diharapkan dapat segera bertemu Utusan Khusus Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Mohd Radzi Abdul Rahman, untuk membahas kerangka acuan kerja terkait isu perbatasan maritim.

Sekadar informasi, Radzi Abdul Rahman yang jadi juru runding Malaysia juga seorang diplomat kawakan. Dia lama menjabat sebagai petinggi bidang bilateral dan multilateral Kementerian Luar Negeri Malaysia. Radzi Abdul Rahman juga pernah menjadi Duta Besar Malaysia untuk Republik Sosialis Vietnam dan Jepang. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP