Beijing dilaporkan kirim rudal canggih ke Laut China Selatan
Merdeka.com - Militer Republik Rakyat China diketahui telah mengirim misil udara canggih di salah satu pulau di Laut China Selatan, berdasarkan dokumen citra satelit milik Taiwan. Manuver terungkap berselang sehari setelah Amerika Serikat mengajak ASEAN bersikap tegas menghadapi sengketa wilayah di perairan kaya sumber daya alam itu.
Perusahaan ImageSat International, yang memperoleh data pergerakan rudal itu melalui satelit, menunjukkan keberadaan dua baterai dari delapan permukaan peluncur misil udara.
Benda tersebut berfungsi sebagai sistem radar di Pulau Woody, bagian dari rantai Pulau Paracel, Laut China Selatan. Misil tersebut tiba di Pulau Woody beberapa minggu lalu.
Menurut citra satelit, pantai di pulau masih terlihat kosong pada 3 Februari, tetapi pada tanggal 14 kemarin misil tersebut sudah terlihat, seperti dikutip dari laman SBS, Rabu (17/2).
Pulau Woody termasuk pulau yang jadi bahan sengketa, karena diklaim oleh China, Taiwan, dan Vietnam sebagai wilayah sah masing-masing. Pihak pertahanan Amerika Serikat menilai adanya rudal tersebut adalah usaha nyata China dalam aksi mereka memiliterisasi Laut China Selatan.
Diketahui laporan tim pertahanan AS datang seiring agenda Presiden Barack Obama bersama para pemimpin negara Asia Tenggara di KTT AS-ASEAN di Sunnylands, California.
Dalam pidatonya, Obama mengatakan bila sudah seharusnya AS dan para pemimpin ASEAN mendiskusikan tentang hal ini guna menghilangkan ketegangan di Laut China Selatan. Presiden Obama juga setuju bila segala hal yang menyangkut batas teritorial haruslah diselesaikan dengan damai dan melalui jalur hukum yang sah.
Bulan lalu, Pentagon mengirim kapal perang penghancur ke 12 mil dari batas laut Pulau Triton. Kapal perang ini difungsikan untuk meredam ketegangan klaim wilayah di antara ke tiga negara, China, Vietnam dan Taiwan. Namun, China mengutuk aksi AS sebagai tindakan provokatif.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya