Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korsel temukan cara bedakan pengungsi asli dengan mata-mata Korut

Korsel temukan cara bedakan pengungsi asli dengan mata-mata Korut Ilustrasi Korea Selatan. (c) shutterstock

Merdeka.com - Hampir satu dekade Korea Selatan mencari cara bagaimana bisa membedakan para pencari suaka yang asli dengan mata-mata dari negara tetangga sekaligus musuh mereka, Korea Utara. Namun, kini Negeri Ginseng tersebut sudah menemukan cara yang mereka anggap ampuh, yaitu dengan menggunakan detektor kebohongan.

Hal ini dilakukan Korsel yang membantu negara-negara barat untuk menampung pengungsi asal Suriah yang melarikan diri dari negara asalnya.

Seoul akan menggunakan detektor kebohongan itu saat menginterogasi para pengungsi. Jika ada yang mencurigakan, otoritas keamanan akan menahan mereka di sel yang diisolasi dari dunia luar.

Ketakutan mereka atas mata-mata Korea Utara yang menyusup sudah terbukti sejak lama. Mulai dari 2003 hingga 2013, tercatat ada 49 mata-mata Korut yang menyamar sebagai pengungsi.

"Pertanyaan kita tentang mata-mata yang menyelinap memang selalu jadi masalah. Karenanya kita perlu membuat proses lebih teliti dan maju," ungkap anggota komite intelijen parlemen Korea Selatan, Shin Kyung-min, seperti dilansir dari Channel News Asia, Minggu (29/11).

Shin mengatakan, negaranya merasa memiliki kewajiban untuk menampung para pencari suaka. Pasalnya kabar berhembus dari (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP