Bangladesh masuk dalam daftar negara berkembang
Merdeka.com - Bangladesh bulan lalu baru saja keluar dari predikat Least Development Countries (LDC) atau kategori negara miskin oleh Bank Dunia setelah meningkatnya pendapatan nasional bruto negara mereka. Ini menjadikan Bangladesh masuk dalam kategori negara-negara berkembang.
"Ini menjadi kebanggaan bagi negara kami. Kami akan berkonsentrasi pada sektor ekonomi pembangunan," ujar Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Azmal Kabir saat ditemui di Hotel Borobudur, Senin (9/4).
Negaranya juga mendukung SDG's 2030 yang fokus pada isu-isu pembangunan, kesehatan, pendidikan dan kesetaraan gender. "Saat ini Bangladesh mendapat peringkat ketiga di kawasan Asia Selatan yang mendukung kesetaraan gender," ujarnya.
Kategori LDC diperkenalkan oleh PBB pada tahun 1971. Total saat ini ada 47 negara yang termasuk kategori LDC. Sejauh ini, ada lima negara yang lebih dulu telah keluar dari kategori ini termasuk Botswana, Cape Verde, Maladewa, Samoa, dan Guinea Ekuatorial.
Bangladesh adalah satu-satunya negara yang memenuhi ketiga kriteria untuk kelulusan termasuk GNI per kapita, Indeks Aset Manusia, dan Indeks Kerentanan Ekonomi.
Saat ini Bangladesh tengah menggenjot penyerapan tenaga kerja. Diperkirakan pada 2020 akan ada 19 juta lapangan kerja untuk memenuhi.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya