Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bandar narkoba paling ganas di Meksiko kabur, Amerika panik

Bandar narkoba paling ganas di Meksiko kabur, Amerika panik Joaquin Guzman, kartel besar Meksiko saat ditangkap tahun lalu. ©2015 Reuters/Edgard Garrido

Merdeka.com - Bandar narkoba paling ganas di Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, berhasil kabur dari penjara Altiplano, dekat Ibu Kota Mexico City. Pemimpin Kartel Sinaloa ini secara mengejutkan bisa melenggang dari penjara berpengamanan maksimum. Kamera pengintai menunjukkan El Chapo masih ada di kamar mandi pada pukul 20.52 tadi malam waktu setempat.

Pemerintah Meksiko segera menggelar pencarian besar-besaran. Kota Toluca, yang diduga menjadi tempat persembunyian Guzman, kini diblokir. Penerbangan dari dan menuju Toluca ditunda sampai waktu tidak ditentukan.

Channel News Asia melaporkan, Minggu (12/7), Guzman cuma betah mendekam di penjara 1,5 tahun setelah buron selama satu dekade. Ini adalah untuk kedua kalinya El Chapo kabur dari penjara. Dulu dia pernah minggat dari Puente Grande, Kota Guadalajara pada 1993, dengan cara bersembunyi di troli, berkat menyogok penjaga lapas.

Badan Anti-Narkotika Amerika Serikat (DEA) segera meningkatkan kewaspadaan. Situasi di perbatasan kedua negara dipastikan bakal tegang selama beberapa waktu ke depan. El Chapo adalah bandar narkoba paling diburu DEA selama dua dekade terakhir.

"Hubungan Meksiko-AS akan merenggang, apalagi kini dia kembali bisa lepas dari penjara," kata pengamat isu narkoba Alberto Islas.

AS sejak lama menuntut Meksiko mengekstradisi Guzman. Sang bandar narkoba itu bertanggung jawab atas perang antar geng sepanjang 2007 yang menyebabkan lebih dari 100 ribu orang tewas, termasuk warga Negeri Paman Sam. Jika tidak kabur, El Chapo harusnya dipenjara lebih dari 20 tahun atas tuduhan kepemilikan narkoba dan pembunuhan. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP