Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bahrain: Ikhwanul Muslimin adalah ancaman regional

Bahrain: Ikhwanul Muslimin adalah ancaman regional Tiga pemimpin Ikhwanul Muslimin. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmad Al Khalifa kemarin mengatakan Ikhwanul Muslimin bukan hanya menimbulkan ancaman bagi negaranya tapi juga mempengaruhi kestabilan negara-negara, seperti Arab Saudi, Mesir dan Uni Emirat Arab.

"Bahrain akan menangani setiap ancaman dari Ikhwanul Muslimin, yang telah ada di banyak negara di seluruh dunia, dengan cara yang sama negara ini menangani setiap potensi ancaman terhadap kestabilan dan keamanannya", kata Sheikh Khalid, seperti dilansir situs china.org.cn, Sabtu (22/3), mengutip laporan Kantor Berita Bahrain.

"Apa pun yang menimbulkan ancaman bagi keamanan dan kestabilan negara saudara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab secara langsung mempengaruhi kestabilan dan keamanan Bahrain, dan sebaliknya, siapa pun yang bertanggung jawab atas semua itu tak diragukan lagi adalah musuh kami," ujar dia.

Awal bulan ini, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain memanggil duta besar mereka dari Qatar, pendukung utama Ikhwanul Muslimin di kawasan Teluk, karena bantuan Doha bagi mereka yang menimbulkan ancaman terhadap keamanan dan kestabilan negara Dewan Kerja Sama Teluk.

Arab Saudi dan Mesir telah memasukkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris. 

Mantan presiden Mesir Muhammad Mursi, yang dipilih secara demokratis, berasal dari organisasi tersebut.

(mdk/fas)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP