Bahrain beli 1,6 juta gas air mata
Merdeka.com - Pegiat hak asasi sejagat semakin khawatir lantaran bocoran dokumen melansir pemerintah Bahrain membeli dan menumpuk gas air mata sebanyak 1,6 juta. Jumlah ini bahkan lebih banyak dari warga negara itu hanya 1,3 juta orang.
Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Jumat (25/10), dokumen rahasia berbasis di Inggris itu memperlihatkan pada publik, Bahrain memenangkan pembelian gas air mata. Tender ini membuktikan kebrutalan polisi anti huru hara Bahrain bakal semakin brutal pada demonstran dan oposisi.
Ratusan ribu warga Bahrain telah turun ke jalan sejak dua tahun lalu terutama dari kaum Syiah. Mereka memprotes kesewenang-wenangan pemerintahan kerajaan Sunni di negara itu.
Kelompok hak asasi dari Amerika Serikat Physicians for Human Right (PHR) mengatakan gas air mata telah memainkan peran setidaknya 39 kasus kematian selama tiga tahun pemrotesan, menurut catatan stasiun televisi BBC. Dalam laporan tahun lalu sebelumnya belum pernah ada kejadian warga tewas sebab benda ini di seluruh dunia.
"Penyalahgunaan gas ini telah menjadi penyebab utama kematian dan cedera serius di Bahrain," PHR mengulas.
Sejak Amerika melarang ekspor gas air mata ke Bahrain, Ibu Kota Manama beralih ke Korea Selatan demi mendapatkan benda itu. Perusahaan kimia Daekwong di Ibu Kota Seoul membenarkan hal itu. Perusahaannya telah mengirimkan sejuta gas air mata ke Bahrain kurun waktu 2011-2012. Namun dia menegaskan kontraknya sudah selesai. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya