Ayatollah Ali Khamenei Sebut Ukraina Korban Krisis yang Diciptakan Amerika
Merdeka.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan pada Selasa, perang di Ukraina harus dihentikan dan menuduh "rezeim mafia" AS menciptakan konflik tersebut.
Rusia, yang pasukannya menginvasi Ukraina pekan lalu, merupakan rekan strategis Iran, yang dijatuhkan sanksi oleh Barat selama bertahun-tahun. Saat Teheran dan Washington bermusuhan selama puluhan tahun, Iran dan Rusia mempererat kerjasama perdagangan mereka dan menjadi sekutu dalam konflik Suriah.
"Rezim AS menciptakan krisis, hidup dari krisis dan menyulut berbagai krisis di dunia. Ukraina adalah korban lainnya dari kebijakan ini," jelas Khamenei dalam pidatonya yang disiarkan televisi, dikutip dari Reuters, Rabu (2/3).
"Menurut pandangan saya, Ukraina adalah korban krisis yang diciptakan AS," lanjutnya.
"Ada dua pelajaran yang harus diambil di sini. Negara-negara yang bergantung pada dukungan AS dan kekuatan Barat perlu mengetahui mereka tidak bisa mempercayai negara-negara seperti itu."
Rusia menyerang Ukraina pada Kamis (24/2) dan sampai saat ini dilaporkan 352 warga sipil di Ukraina tewas akibat serangan tersebut. Sejumlah negara Barat menjatuhkan sanksi pada Rusia dan mengirimkan bantuan militer.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya