Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Austria Loloskan Undang-Undang Bolehkan Warga Bunuh Diri dengan Bantuan

Austria Loloskan Undang-Undang Bolehkan Warga Bunuh Diri dengan Bantuan Pasien euthanasia. dailymail.co.uk

Merdeka.com - Mulai kemarin orang dewasa di Austria yang mengalami sakit parah atau permanen dengan kondisi sudah kepayahan dibolehkan memilih untuk bunuh diri dengan bantuan.

Parlemen Austria meloloskan undang-undang baru itu pada bulan lalu setelah ada keputusan dari Mahkamah Konstitusi mengenai masalah ini.

Laman BBC melaporkan, Minggu (2/1), pada praktiknya aturan ini akan diatur pelaksanaannya dengan ketat, dan setiap kasus harus diputuskan berdasarkan penilaian dua dokter yang salah satunya haruslah seorang ahli obat-obatan pereda rasa sakit.

Sejumlah pejabat mengatakan pemerintah juga mengalokasikan dana untuk mengembangkan perawatan guna meringankan rasa sakit agar seseorang tidak harus mati ketika ada pilihan lain.

Bunuh diri dengan bantuan ini sudah diberlakukan di negara tetangga Austria, yaitu Swiss. Aturan ini juga sudah tidak lagi dikategorikan tindakan kriminal di sejumlah negara Eropa seperti Spanyol, Belgia, dan Belanda.

Setiap orang dewasa yang ingin mengakhiri hidupnya harus memberikan hasil diagnosa yang memastikan mereka mampu mengambil keputusan sendiri.

Setelah mendapat persetujuan dari dua dokter, pasien harus menunggu selama 12 pekan untuk mengevaluasi keputusan mereka atau dua pekan bagi mereka yang punya penyakit mematikan.

Jika mereka tetap memutuskan untuk mengakhiri hidupnya setelah masa menunggu, mereka bisa mendapatkan obat bunuh diri di apotik setelah memberi tahu kepada seorang pengacara atau notaris.

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran, nama apotik yang menjual obat ini dirahasiakan dari pengacara dan notaris dan tidak akan diumumkan ke publik.

Sebelumnya orang yang membantu seseorang untuk bunuh diri bisa dikenai hukuman penjara lima tahun.

Larangan bagi seseorang untuk mengajukan bunuh diri dengan bantuan dicabut oleh pengadilan federal tahun lalu dengan alasan "aturan itu melanggar kehendak seseorang untuk menentukan nasibnya sendiri."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP