Aturan di Nevada, warga AS bisa beli senjata tanpa izin & boleh dibawa ke tempat umum
Merdeka.com - Perdebatan terkait kepemilikan senjata masih memanas pasca penembakan massal yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat. Tidak diragukan lagi kepemilikan senjata di Nevada kini menjadi sorotan. Beberapa negara bagian di AS memiliki aturan soal kepemilikan senjata yang cukup longgar.
Pihak berwenang belum mengungkap jenis atau tipe senjata yang digunakan Stephen Paddock, 64 tahun, pelaku penembakan di Las Vegas. Namun aparat meyakini dia membeli senjata itu secara ilegal.
Dilansir laman CNN, Selasa (3/10), berikut beberapa fakta tentang hukum kepemilikan senjata di di Silver State, Negara Bagian Nevada:
1. Hak untuk memiliki senjata tertuang dalam pasal pertama Konstitusi Nevada:
"Setiap warga berhak memiliki senjata untuk perlindungan dan pertahanan diri, untuk berburu yang dibolehkan, rekreasi, serta keperluan lainnya yang sesuai hukum."
2. Anda tidak perlu izin untuk membeli senjata, dan juga tidak perlu mendaftarkan senjata Anda atau mendapat surat izin. Tidak ada batasan berapa banyak seseorang boleh membeli senjata.
3. Membawa senjata dengan tidak disembunyikan di depan umum dibolehkan.
4. Dibolehkan memiliki senjata dan magazin dengan kapasitas amunisi yang besar.
5. Tidak ada waktu tunggu untuk membeli senjata
6. Anda bisa membawa senjata ke tempat pemungutan suara, ke kasino, dan ke bar.
7. Anda tidak boleh membawa senjata ke sekolah atau kampus.
8. Para penegakan hukum yang sudah memenuhi kualifikasi standar diharuskan mempunyai memiliki senjata. Nevada menghormati lisensi senjata dari negara bagian lain.
9. Warga Nevada tahun lalu pernah mengumpulkan suara meminta pihak swasta menjalani pemeriksaan sebelum melakukan transaksi jual-beli senjata. Namun jaksa agung negara bagian menangguhkan permintaan itu dan mengatakan hal itu tidak dapat dilaksanakan.
Pusat Hukum untuk Pencegahan Kekerasan Senjata, sebuah kelompok advokasi senjata yang memantau undang-undang senjata api, memberi Nevada kategori nilai C dalam aturan penggunaan senjata, lebih rendah daripada negara yang lebih ketat peraturannya seperti di California atau Massachusetts, namun masih lebih tinggi dari 25 negara bagian yang mendapat nilai F.
Menurut lembaga survei Pew yang dilakukan pada bulan Maret dan April, 83 persen orang dewasa Amerika mengatakan mereka menganggap kekerasan karena senjata di AS merupakan masalah besar. Tapi 47 persen lainnya mengatakan jika aturan kepemilikan senjata diperketat, penembakan massal akan lebih sedikit terjadi.
Dukungan untuk undang-undang senjata yang diperketat biasa melonjak sesaat setelah penembakan massal terjadi. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya