Assad kunjungi kota Kristen Maalula saat Paskah
Merdeka.com - Presiden Suriah Basyar al-Assad kemarin mengunjungi kota tua Kristen, Maalula, di mana pasukannya baru-baru ini berhasil merebut kembali kota itu dari tangan kelompok pemberontak. Kunjungan Assad itu datang saat umat Nasrani memperingati perayaan Paskah.
"Pada hari kebangkitan Yesus Kristus, dan dari pusat Kota Maalula, Presiden Assad mengharapkan seluruh warga Suriah bergembira menyambut perayaan Paskah dan bagi terwujudnya kembali perdamaian dan keamanan di seluruh Suriah," kata siaran dari televisi pemerintah Suriah, dalam sebuah berita singkat tanpa menunjukkan gambar-gambar tentang kunjungan Assad itu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Ahad (20/4).
Televisi itu menjelaskan Assad sempat mengunjungi Biara Mar Sarkis (Santo Sergius dan Bacchus), yang dibangun pada abad kelima, yang menjadi salah satu bangunan tertua di Timur Tengah. Biara itu dipersembahkan untuk dua serdadu Kristen Roma yang dibunuh oleh Kaisar Galrius karena kepercayaan mereka."Bahkan teroris paling buruk sekalipun tidak bisa menghilangkan warisan dan peradaban kami," jelas televisi itu dengan mengutip perkataan Assad.
Sebuah foto Assad tengah berdiri di dekat seorang pendeta telah diunggah oleh akun kepresidenan Suriah di Facebook.
Tentara Suriah, yang didukung milisi Hizbullah dari Libanon, berhasil merebut Maalula pada Senin lalu.
Maalula, yang terletak di sebelah utara Ibu Kota Damaskus, adalah salah satu dari permukiman Kristen tertua, dan penduduknya masih berbicara bahasa Aramaik, bahasa yang dikatakan pernah dipakai Yesus Kristus.
Kelompok pemberontak, termasuk Front Al-Nusra, sebuah kelompok berafiliasi dengan Al-Qaidah, berhasil menguasai Maalula pada awal Desember tahun lalu. Mereka telah menculik 13 biarawati untuk dijadikan sebagai alat untuk ditukar dengan para tahanan wanita yang ditahan di penjara-penjara pemerintah pada Maret lalu.
Assad mulai jarang tampil di muka publik sejak pemberontakan meletus dalam menentang pemerintahnya pada Maret 2011 lalu. Warga Kristen Suriah berusaha untuk bersikap netral sepanjang perang saudara telah berkecamuk lebih dari tiga tahun itu.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya