Assad: Jangan gabungkan agama dan politik
Merdeka.com - Presiden Suriah Basyar al-Assad menegaskan agar pentingnya memisahkan agama dari ranah politik. Dia juga mengatakan proyek politik Islam telah gagal.
Situs dawn.com melaporkan, Senin (7/4), Assad mengklaim telah sukses mengatasi pemberontakan didominasi oleh ekstremis muslim mulai dari moderat ke radikal. Ini dinilainya hendak mengubah Suriah menjadi negara Islam.
"Proyek Islam politik telah gagal. Tidak boleh ada percampuran antara kerja politik dan agama," ujarnya dalam ulang tahun ke-67 Partai Baath milik dia di Ibu Kota Damaskus.
Assad menyindir pihak-pihak mengatakan dia teroris dan kejam, serta ekstrem padahal berulang kali dia mengajak masyarakatnya menolak ekstremisme. Dalam beberapa bulan terakhir pemerintahannya setuju untuk gencatan senjata dengan pemberontak yang bersedia menaikkan bendera Suriah di wilayah mereka sekaligus menyerahkan senjata.
(mdk/din)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya