Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AS Temukan Kasus Pertama Virus Corona pada Hewan Liar, Cerpelai Utah

AS Temukan Kasus Pertama Virus Corona pada Hewan Liar, Cerpelai Utah Cerpelai positif virus corona di AS. ©Mads Claus Rasmussen via REUTERS

Merdeka.com - Departemen Pertanian AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka mengonfirmasi kasus virus corona pertama yang diketahui pada hewan liar yakni cerpelai.

Penemuan ini meningkatkan kekhawatiran tentang wabah di cerpelai karena virus telah membunuh lebih dari 15.000 cerpelai di Amerika Serikat sejak Agustus lalu.

Pejabat kesehatan global sedang menyelidiki potensi risiko yang mungkin ditimbulkan hewan terhadap manusia setelah Denmark bulan lalu memulai rencana untuk menghilangkan populasi cerpelai yang diternakkan sebanyak 17 juta, memperingatkan bahwa jenis virus korona yang bermutasi dapat berpindah ke manusia.

USDA mengatakan dalam sebuah pemberitahuan bahwa mereka mengonfirmasi kasus itu di "cerpelai liar yang menyebar bebas" di Utah sebagai bagian dari pengawasan satwa liar di sekitar peternakan yang terinfeksi.

Beberapa hewan dari spesies satwa liar yang berbeda dijadikan sampel dan semuanya dinyatakan negatif, tambah USDA.

Badan tersebut mengatakan telah memberi tahu Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan tentang kasus baru-baru ini, tetapi mengatakan tidak ada bukti virus telah menyebar di populasi liar di sekitar peternakan cerpelai yang terinfeksi.

"Sepengetahuan kami, ini adalah hewan liar asli yang berkeliaran bebas pertama yang dikonfirmasi dengan SARS-CoV-2," kata USDA dalam pemberitahuan itu seperti dikutip Reuters.

Selain cerpelai, virus corona juga sebelumnya telah ditemukan pada harimau kebun binatang dan kucing serta anjing peliharaan.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP