Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AS-Rusia Saling Usir Diplomat

AS-Rusia Saling Usir Diplomat Bendera Rusia di atap Konsulat Jenderal Rusia di San Francisco, AS. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Hubungan AS-Rusia memanas. Buntutnya, Rusia mengusir Bart Gorman, pejabat nomor dua AS di Moskow, seperti disampaikan Departemen Luar Negeri AS.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan, Gorman dipaksa meninggalkan Moskow sebagai balasan pengusiran diplomat senior Rusia di Washington. Kementerian menyebut pengusiran diplomat Rusia itu tidak beralasan, menuding AS melancarkan "perang visa".

Gorman, menjabat sebagai wakil kepala perwakilan AS di Rusia, meninggalkan negara itu pekan lalu, menurut seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS, dikutip dari Reuters, Jumat (25/2). Belum jelas mengapa pengusiran itu tidak diumumkan sampai Kamis.

"Tindakan Rusia terhadap CDM (wakil kepala misi) kami tak beralasan dan kami mempertimbangkan langkah cepat dan mempertimbangkan respons kami," jelas juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Gorman, yang merupakan pejabat AS tertinggi kedua di Moskow, sebelumnya menjabat sebagai wakil asisten sekretaris dan asisten direktur Departemen Luar Negeri untuk investigasi dan analisis ancaman, memantau ancaman terhadap personel diplomatik, menurut biografi yang tercantum di situs web kedutaan.

Dia juga pernah menjabat sebagai pimpinan keamanan regional Badan Keamanan Diplomatik AS di beberapa negara seperti Irak, Yordania, dan China.

Sementara itu, AS juga mengusir diplomat nomor dua Rusia di Washington awal bulan ini. Namun pengusiran itu disebut tak berkaitan dengan invasi Rusia ke Ukraina dan merupakan bagian dari perselisihan Washington dan Moskow yang telah berlangsung lama terkait staf kedutaan.

Pejabat senior Departemen Luar Negeri AS menyampaikan, pihaknya telah menginformasikan Kedutaan Besar Rusia pada Rabu terkait pengusiran Sergey Trepelkov, yang merupakan diplomat nomor dua di bawah Duta Besar Anatoly Antonov.

Pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena tidak memiliki izin untuk membahas soal pengusiran ini mengatakan, langkah itu diambil "sebagai respons langsung atas pengusiran tak beralasan Rusia terhadap wakil kepala perwakilan kami," seperti dikutip dari laman Associated Press.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP