AS pastikan komandan perang ISIS tewas dihantam serangan udara
Merdeka.com - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat hari ini menyatakan komandan perang kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang dikenal dengan nama Abu Umar al-Shishani atau Umar si Chechnya tewas akibat serangan udara pada 4 Maret lalu.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (15/3), Shishani diyakini sedang berada dalam konvoi kendaraan ketika serangan udara pasukan koalisi membombardir kawasan di dekat al-Shadadi.
Shishani yang terkenal dengan jenggot merahnya termasuk salah satu teroris paling diburu AS. Negeri Paman Sam itu bahkan menawarkan imbalan USD 5 juta bagi informasi buat menangkapnya.
"Kami meyakini dia tewas karena luka parah," ujar juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis kepada kantor berita AFP.
Dua hari lalu lembaga Pemantau Hak Asasi Suriah mengatakan Shishani tengah sekarat dalam beberapa hari.
Dua pejabat militer AS mengatakan optimis Shishani telah tewas tapi mereka tidak tahu persis.
Sumber ketiga menyatakan Shishani sudah tewas tapi tidak menjelaskan lebih lanjut.
Kota al-Shadadi belakangan berhasil dikuasai pasukan koalisi dukungan AS setelah berbulan-bulan jatuh ke tangan ISIS.
Shishani diketahui termasuk penasihat militer dari pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya