Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AS gelar sayembara berhadiah, cari hacker sanggup retas Pentagon

AS gelar sayembara berhadiah, cari hacker sanggup retas Pentagon Gedung Pentagon AS. ©2016 Merdeka.com/Jason Reed/REUTERS

Merdeka.com - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat mengundang peretas (hacker) dari seluruh dunia untuk menjajal sistem keamanan server dan pusat datanya. Sayembara meretas Pentagon ini berhadiah cukup besar, namun nominal uangnya tidak diumumkan.

Russian Times melaporkan, Jumat (4/3), tawaran ini untuk pertama kalinya digelar oleh pemerintah AS. Kabarnya Pentagon bakal siap di-hack mulai April mendatang. Peserta yang berminat harus mendaftarkan diri dulu, serta diperiksa latar belakangnya oleh Pentagon.

"Dengan begitu, peretasan yang terkontrol dan legal ini dapat membantu kami meningkatkan sistem pengamanan jaringan," seperti tertulis di situs resmi Pentagon.

Sayembara semacam ini lazim digelar oleh perusahaan multinasional, tapi jarang dilakukan oleh institusi pemerintah. Bahkan raksasa jejaring sosial seperti Facebook, sepanjang 2015 membayar USD 1 juta kepada 210 peretas untuk menjajal sistem pengamanan IT-nya.

Pentagon adalah lembaga yang menghabiskan anggaran pengamanan jaringan Internet terbesar di seluruh dunia. Menteri Pertahanan Ashton Carter optimis kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan militer AS.

"Mengundang hacker yang bertanggung jawab untuk menguji keamanan siber kita dapat memperkuat sistem pertahanan digital negara ini," kata Carter.

Pentagon menjalin hubungan intensif dengan petinggi perusahaan-perusahaan IT di Negeri Paman Sam. Mantan CEO Google, Eric Schmidt, saat ini menjadi dewan penasehat Pentagon yang bertugas menghasilkan inovasi digital dalam sistem pertahanan Amerika. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP