Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AS diam-diam mendukung Presiden Suriah agar tetap berkuasa

AS diam-diam mendukung Presiden Suriah agar tetap berkuasa John Kerry. istimewa ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa jam setelah pembicaraan damai Jenewa gagal mencapai kesepakatan dalam konflik Suriah, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan kepada para pekerja kemanusiaan di negara itu, kelompok oposisi akan dilumpuhkan dalam penyerangan selama tiga bulan mendatang.

Menurut sumber, Kerry menyalahkan kelompok oposisi yang berpaling dari pembicaraan damai sehingga pasukan pemerintah Suriah dan Rusia kini leluasa menyerang Aleppo.

"'Dia bilang, 'jangan salahkan saya'. Salahkan kelompok oposisi Anda,'" ujar seorang pekerja kemanusiaan kepada Middle East Eye (MEE).

Dalam konflik Suriah, AS selama ini diketahui mendukung kelompok pemberontak untuk menggulingkan rezim Basyar al-Assad. Sedangkan Iran dan Rusia justru mendukung pemerintah Suriah.

Middle East Eye melaporkan, Sabtu (6/2), Kerry mengatakan dia akan tahu apakah pihak-pihak dalam perundingan itu serius atau tidak setelah mengadakan pertemuan dengan 17 negara, termasuk dengan Rusia, yang dijadwalkan akan berlangsung pekan depan di Munich, Jerman.

Perundingan yang digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa pekan lalu harus ditunda karena pemerintah Suriah dan kelompok oposisi menolak bertemu. Pihak oposisi menegaskan mereka baru mau membahas pembicaraan damai jika pengeboman dihentikan. Sedangkan pemerintah Suriah menuding oposisi tidak serius dalam upaya mencapai perdamaian.

Kegagalan perundingan itu membuat ribuan rakyat sipil Suriah di Aleppo menuju perbatasan Turki untuk mengungsi.

Dua pekerja kemanusiaan mengatakan mereka menyampaikan kepada Kerry, dia tidak cukup berusaha melindungi rakyat sipil Suriah dalam konflik ini. Kerry kemudian mengatakan yang harus disalahkan adalah pihak oposisi.

"Pada dasarnya, pihak oposisi tidak mau berunding dan tidak mau gencatan senjata, kemudian mereka berpaling," ujar pekerja kemanusiaan yang tidak ingin identitasnya diketahui itu kepada MEE.

Sementara itu sumber MEE yang mengaku sudah menjadi perantara atau penghubung antara pemerintah Suriah dan pemerintah AS selama enam bulan terakhir mengatakan, Kerry pernah menyampaikan kepada Presiden Suriah Basyar al-Assad pada Oktober lalu bahwa AS tidak ingin melengserkannya dari kekuasaan.

Malahan, kata sumber itu, Kerry mendesak Assad untuk menghentikan pengeboman terhadap warga sipil. Kerry mengatakan jika Assad menghentikan pengeboman, maka dia bisa "menjual berita" itu kepada publik.

Assad kemudian merespon dengan mengatakan dia bersedia melakukan itu tapi (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP