AS diam-diam bersiap untuk perang di Semenanjung Korea
Merdeka.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis dan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson menyatakan AS siap untuk berbicara kapan saja dengan Korea Utara terkait ancaman perang nuklir dan cara untuk mencegahnya. Namun di balik itu semua, rupanya AS diam-diam tengah menyiapkan perangkat dan juga pasukan militer untuk memulai perang di Semenanjung Korea.
Menurut Harian the New York Times, hal tersebut ditunjukkan melalui sebuah latihan tempur dan latihan logistik yang hampir menyerupai perang dalam skala besar baru-baru ini.
Berdasarkan keterangan Pentagon tersebut, latihan invasi darat ini berbasis perluasan program kontra-terorisme yang berkelanjutan. Namun, jenis dan ruang lingkupnya mengarah ke sebuah operasi yang jauh lebih besar, dibuktikan dengan latihan militer di Fort Bragg, California Utara, bulan lalu. Bahkan, ada 48 helikopter tempur Apache dan helikopter kargo Chinook yang digunakan untuk membawa pasukan dan persedian logistik selama mereka menjalani latihan tembak artileri.
Dilansir dari laman Sputniknews, Rabu (17/1), latihan Fort Bragg itu dilakukan selama kurang dari 48 jam, di mana ratusan pasukan melakukan terjun payung dan melompat dari pesawat kargo C-17 di dataran rendah dalam kegelapan, seolah mensimulasikan invasi pasukan darat yang besar.
Selain itu, latihan ini juga untuk mengerahkan pasukan Operasi Khusus tambahan di Korea Selatan guna mengamankan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, yang jauhnya sekitar 80 mil dari perbatasan Korut.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya