AS dan Korsel akan lanjutkan latihan militer awal April
Merdeka.com - Amerika Serikat dan Korea Selatan akan melanjutkan latihan militer mereka, meskipun Presiden AS Donald Trump berencana akan bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Sebelumnya, latihan militer kedua negara tersebut sempat ditunda pada bulan Januari sampai Olimpiade dan Paralimpiade yang diadakan di Korea Selatan selesai. Olimpiade tersebut membantu mempertemukan dua negara, Korsel dan Korut untuk melakukan perundingan.
Menurut pernyataan Militer AS, latihan antara Seoul dan AS yang dinamakan Key Resolve dan Foal Eagle, diharapkan akan dimulai pada 1 April. Latihan ini akan menjadi 'skala yang serupa dengan tahun-tahun sebelumnya'.
"Latihan gabungan kami akan berorientasi pada pertahanan dan tidak ada alasan bagi Korea Utara untuk melihat (latihan ini) sebagai provokasi," kata Juru Bicara Pentagon Letnan Kolonel Christopher Logan, seperti dilansir dari laman Reuters, Selasa (20/3).
Pentagon mengatakan militer Korea Utara sudah diberitahu tentang jadwal latihan oleh Komando PBB. Logan juga mengatakan bahwa latihan itu diperkirakan selesai menjelang akhir Mei.
Ada dua latihan bersama antara AS dan Seoul, yaitu simulasi komputer dan latihan lapangan. Nantinya latihan ini akan melibatkan sekitar 23.700 pasukan AS dan 300.000 pasukan Korea Selatan.
Latihan ini sudah direncanakan lama dan tidak menghiraukan tindakan Korea Utara tertentu atau situasi terkini di Semenanjung Korea.
Selama latihan gabungan ditunda, Pyongyang setuju untuk mengadakan pembicaraan resmi dengan Seoul dalam waktu lebih dari dua tahun, dan mengirim atlet mereka ke Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang.
Pertemuan keduanya diharapkan mengurangi kebuntuan atas pengembangan senjata nuklir Korea Utara.
Perundingan intra-Korea menghasilkan pertemuan delegasi Korea Selatan dengan Kim Jong Un di Pyongyang. Delegasi tersebut berkomitmen untuk denuklirisasi dan menyatakan keinginan mereka agar mempertemukan Trump dengan Kim sesegera mungkin. Tawaran itu langsung diterima oleh presiden.
Pejabat Korea Selatan memperkirakan pertemuan Kim dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada bulan April sebelum pertemuan dengan Trump sebelum akhir Mei.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya