Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Argentina Mulai Vaksinasi Massal Anti-Covid-19 dengan Vaksin Sputnik V Rusia

Argentina Mulai Vaksinasi Massal Anti-Covid-19 dengan Vaksin Sputnik V Rusia tentara rusia diberi vaksin sputnik v. ©Sergey Pivovarov/Reuters

Merdeka.com - Argentina memulai program vaksinasi massal anti-Covid-19 terhadap rakyatnya kemarin dengan 300.000 dosis vaksin buatan Rusia, Sputnik V yang sudah diterima pekan lalu.

Argentina sejauh ini sudah mencatat 1,6 juta kasus positif dengan 43.000 kematian, menurut data Universitas John Hopkins, seperti dilansir laman Aljazeera, Selasa (29/12).

Tenaga kesehatan Argentina mulai diberi vaksin dan para pejabat menegaskan vaksin ini aman. Presiden Alberto Fernandez menyebut program ini vaksinasi terbesar dalam sejarah modern di negeri itu.

Setelah tenaga kesehatan, para guru akan menjadi kelompok berikutnya yang menerima vaksin diikuti mereka yang punya kondisi gawat serta warga berusia di atas 60 tahun. Vaksin sebanyak 300.000 dosis ini diberikan secara gratis dan tidak wajib.

Argentina menjadi negara ketiga yang mengizinkan vaksin Sputnik V, setelah Rusia dan Belarusia.

Rusia sebelumnya menuai kritik karena mengizinkan vaksin buatan dalam negeri Sputnik V pada Agustus lalu meski baru diuji coba ke sedikit orang. Penelitian kemudian dilanjutkan setelah vaksin itu mendapat lampu hijau dari pemerintah Rusia.

91 persen efektif

Rusia menyebut kritikan-kritikan itu tidak berdasar dan para pejabat kesehatan mengklaim penelitian sudah mencakup 30.000 orang dan data memperlihatkan virus itu 91 persen efektif.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ada komponen pilihan satu "dosis ringan" yang akan memberikan perlindungan lebih rendah dari dua dosis tapi "masih memberikan perlindungan hingga 85 persen".

Menteri Kesehatan Argentina Gines Gnzalez Garcia menekankan vaksin Sputnik V aman dalam jumpa pers kemarin

"Anda harusnya takut dengan penyakitnya, bukan vaksinnya," kata dia.

Kantor berita Reuters Senin melaporkan, vaksin yang dikirimkan ke Argentina itu hanya berupa dosis pertama dari dua dosis suntikan. Dosis pertama lebih mudah dibuat dibanding dosis kedua. Dosis pertama ke Argentina ini termasuk pengiriman internasional besar pertama bagi Rusia.

Para pejabat Rusia dan Argentina tidak segera memberikan komentar mengenai kapan dosis kedua akan tiba.

Selain Sputnik V, Argentina juga sudah menyepakati pasokan vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Pfizer dan BioNTech.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP