Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arab Saudi Tahan Seribu Lebih Warga Asing Terkait Dugaan Terorisme

Arab Saudi Tahan Seribu Lebih Warga Asing Terkait Dugaan Terorisme Ilustrasi penjara. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 1.028 warga asing ditahan pihak berwenang Arab Saudi terkait kasus terorisme dan ancaman keamanan negara. Angka ini mencapai 19,7 persen dari jumlah tahanan yang diamankan otoritas Kerajaan Arab Saudi.

Menurut surat kabar setempat, para tahanan Yaman menempati urutan teratas dalam daftar tahanan asing dengan jumlah 358 tahanan. Kemudian disusul warga Suriah sebanyak 259 tahanan, Mesir75 tahanan dan Pakistan 73 tahanan. Demikian dilansir dari laman Middle East Monitor, Kamis (18/7).

Daftar tahanan menunjukkan, jumlah warga Saudi yang dituduh terkait kasus terorisme sebanyak 4.201 tahanan atau 80,3 persen dari jumlah semua tahanan. Selama dua tahun terakhir, ratusan aktivis hak asasi manusia telah ditangkap atas tuduhan terkait terorisme.

Para tahanan dilaporkan telah mengalami berbagai bentuk penganiayaan fisik dan psikologis yang parah, termasuk penyiksaan, kurungan isolasi, dan penolakan kunjungan bagi anggota keluarga mereka. Lima orang baru-baru ini meninggal di penjara diduga karena penyiksaan.

Menurut catatan kelompok hak asasi manusia, Al-Qst, pada Mei 2018 pemerintah Saudi menyerukan penangkapan paling brutal terhadap pembela hak asasi perempuan. Organisasi itu mengatakan para tahanan perempuan dipukuli, dicambuk, dan disetrum, sementara tiga dari mereka menunjukkan tanda-tanda penyiksaan parah dan memar di sekitar mata, gemetar dan kehilangan berat badan.

Menurut kelompok itu, sejumlah aktivis perempuan juga mengalami pelecehan seksual, ditelanjangi dan difoto, sementara setidaknya satu dari mereka menjadi sasaran penyiksaan psikologis dengan mengabarkan anggota keluarga yang bersangkutan telah meninggal.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP