Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arab Saudi tahan 33 tersangka terorisme, salah satunya WNI

Arab Saudi tahan 33 tersangka terorisme, salah satunya WNI Pasukan antiteror Arab Saudi. ©Reuters/Ahmad Masood

Merdeka.com - Kerajaan Arab Saudi mengumumkan penangkapan 33 tersangka terorisme dalam empat hari terakhir. Salah satu yang dibekuk adalah pemegang paspor Indonesia.

Surat kabar the Guardian melaporkan, Senin (1/2), informasi penangkapan itu disampaikan salah satu pejabat tinggi menolak disebut namanya. Penangkapan dilakukan militer Saudi di lokasi berbeda-beda. Semua tersangka memiliki afiliasi dengan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS).

Merdeka.com berupaya mengonfirmasi informasi ini kepada Kementerian Luar Negeri RI, namun belum ada respon. Merujuk informasi dari Saudi Gazette, lebih dari separuh tersangka adalah warga negara asing.

Aparat menangkap 14 warga Saudi, 3 orang Yaman, 9 warga Amerika Serikat, 2 penduduk Suriah, 1 WNI, 1 warga Filipina, 1 asal Kazakhstan, dan 1 asal Palestina.

Penangkapan beberapa pelaku hanya berselang 24 jam dari insiden peledakan bom di Masjid Imam Rida, kawasan Al Ahsa, Saudi, yang menewaskan empat orang dan melukai 18 jemaah. Masjid itu adalah tempat ibadah warga Syiah Saudi.

ISIS beroperasi di Saudi dengan cara menyerang pusat-pusat kegiatan warga Syiah. Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan 33 tersangka yang ditangkap masih dicari keterkaitannya dengan insiden bom bunuh diri di Masjid Imam Rida dua hari lalu.

Negeri Petro Dollar itu telah berhasil meringkus 532 simpatisan maupun anggota sel ISIS yang berupaya melakukan aksi terorisme. Rata-rata mereka semua dihukum mati oleh Pengadilan Khusus Riyadh. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP