Arab Saudi sumringah, tahun ini haji ilegal berkurang 10 persen
Merdeka.com - Persentase haji ilegal di Arab Saudi berkurang hingga 10 persen dari tahun lalu. Berkurangnya jumlah jemaah haji ilegal ini diketahui langsung dari laporan pertanggungjawaban Pangeran Khaled Al-Faisal, ketua Komite Haji Pusat sekaligus Emir Mekkah.
Dilansir dari Alarabiya, Selasa (10/11), Emir Mekkah ini mengatakan berkurangnya jumlah haji ilegal juga berpengaruh dari kampanye kepedulian dengan tema, 'Tak ada haji tanpa izin.' Dia juga membeberkan akan membuat rencana baru untuk musim haji tahun depan.
Mulai bulan depan, Pangeran Khaled akan mengevaluasi kinerja pemerintah dan agensi khusus yang menangani haji. Dia mengatakan hal itu juga merupakan bagian awal untuk rencana haji tahun depan.
Evaluasi kerja itu akan dibungkus dalam bentuk program kerja, yang akan mendiskusikan masalah pelayanan pada jemaah. Di antaranya masalah akomodasi, transportasi, makanan, penerimaan saat kedatangan, keberangkatan, dan kelompok.
Pangeran Khaled juga meminta proposal pada semua pejabat negara yang mengurusi haji.
"Hal ini dilakukan agar tahun depan haji berjalan lancar, dan nyaman," lapor Alarabiya.
Sebanyak 27 lembaga pemerintah yang terlibat dalam pelayanan haji di Mina telah digeser ke Mekkah. Hal ini dilakukan Emir Arab agar para jemaah haji lebih terkontrol.
Laporan yang diterima Kementerian Haji Arab Saudi, total jemaah haji tahun ini mencapai 1,95 juta jiwa. Sekitar 1,38 juta berasal dari luar Arab Saudi. Kendati begitu, musim haji 2015 diwarnai sejumlah insiden. Jumlah korban tewas akibat saling injak di Mina dua bulan lalu, mencapai 2.110 jiwa, resmi menjadi yang terburuk sepanjang sejarah.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya