Arab Saudi janji segera bebaskan 5 WNI terancam dihukum mati
Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L. P. Marsudi tengah melakukan lawatan bilateral 10 hari ke negara-negara di Timur Tengah. Dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Menlu Retno berhasil mendapatkan komitmen dari Pemerintah Arab Saudi untuk mempercepat pembebasan dan pemulangan lima warga negara Indonesia (WNI) asal Banjarmasin.
"Para WNI tersebut berhasil dibebaskan setelah perjuangan panjang KJRI Jeddah selama delapan tahun melalui pengadilan dan pendekatan kepada keluarga," ucap Menlu dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com pagi ini, (27/5).
Selain mendapatkan komitmen dari Pemerintah Saudi, Menlu Retno juga mendorong untuk memingkatkan pemberian akses dan notifikasi konsuler bagi WNI yang dalam masalah hukum.
Atas permintaan tersebut, Menlu Saudi sepakat untuk bekerja sama dengan Indonesia, dan membuat mekanisme yang memungkinkan akses dan notifikasi konsuler dapat diberikan lebih tepat.
Tak hanya bertemu dengan Menlu Saudi, Menlu Retno juga bertemu dengan Raja Saudi, Raja Salman Abdulaziz Al Saud. Dia menyampaikan undangan Presiden Joko Widodo untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Menlu Retno dan Raja Saudi membicarakan masalah kerja sama untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam bidang perdagangan dan investasi.
Penghargaan atas kebijakan Raja Salman selama menjabat sebagai Gubernur Riyadh juga disampaikan Menlu Retno.
"Saya berterima kasih atas berbagai kebijakannya yang melindungi WNI saat itu," ucap Menlu Retno.
Dalam kesempatan ini juga, Menlu Retno meminta pada Raja Salman agar kembali menerapkan pengampunan kepada WNI yang telah melakukan pelanggaran keimigrasian. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya