Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arab Saudi Imbau Warganya Tinggalkan Sri Langka

Arab Saudi Imbau Warganya Tinggalkan Sri Langka Serangan di gereja Sri Lanka. ©REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Merdeka.com - Arab Saudi mengimbau warga negaranya untuk meninggalkan Sri Lanka. Demikian menurut televisi pemerintah Al Ekhbariya dengan mengutip pernyataan Duta Besar Arab Saudi di Kolombo.

"Sehubungan dengan situasi saat ini di Republik Sri Lanka, kedutaan besar menasehati warganya untuk meninggalkan Sri Lanka," demikian kata Dubes dilansir dari Antara, Rabu (1/5).

Imbauan ini dikeluarkan setelah peristiwa pengeboman terjadi di hotel-hotel dan gereja-gereja di Sri Lanka hingga menewaskan lebih dari 250 orang, termasuk 42 warga asing, pada 21 April lalu.

Menteri Pertahanan Sri Lanka, Ruwan Wijewardene mengatakan salah satu pelaku bom bunuh diri di gereja dan hotel tersebut bersekolah di Inggris dan Australia. Saat menjadi mahasiswa, tersangka diduga tersusupi pemikiran ISIS.

Wijiwardene melanjutkan bahwa banyak dari para bomber memiliki koneksi internasional karena telah tinggal atau belajar di luar negeri.

"Kelompok pengebom ini, kebanyakan dari mereka berpendidikan tinggi dan berasal dari kelas menengah ke atas, sehingga mereka secara finansial cukup mandiri dan keluarga mereka cukup stabil secara finansial, itu merupakan faktor yang mengkhawatirkan dalam hal ini," tutur Wijiwardene pada jumpa pers media pada Rabu sore (24/4), dikutip dari The Guardian.

"Beberapa dari mereka saya pikir belajar di beberapa negara lain, memiliki gelar LLM -master hukum-, mereka adalah orang-orang yang cukup berpendidikan," lanjutnya.

Pelaku serangan itu adalah bagian dari 58 tersangka bomber yang telah ditahan oleh pihak keamanan Sri Lanka. Sebanyak 18 orang ditangkap pada Selasa malam, 23 April 2019, dalam operasi perburuan yang menyasar rumah-rumah dekat gereja.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP