Arab Saudi Deteksi Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron
Merdeka.com - Kementerian Kesehatan Arab Saudi pada Rabu menyampaikan, satu kasus Covid-19 varian Omicron terdeteksi di negara kerajaan terebut pada seorang warga yang datang dari negara Afrika Utara. Kasus pertama ini dilaporkan Biro Pers Saudi (SPA).
Warga yang terinfeksi ini dan kontaknya telah diisolasi, dan prosedur kesehatan telah dilaksanakan. Penyelidikan epidemiologi juga telah dilaksanakan.
Kementerian Kesehatan menekankan perlunya semua anggota masyarakat untuk mendapatkan dosis vaksin Covid penuh atau lengkap dan mengikuti seluruh tindakan pencegahan dan protokol kesehatan.
"Juga pentingnya bagi mereka yang baru saja melakukan perjalanan untuk mengikuti instruksi berkaitan dengan karantina dan pengujian laboratorium demi keselamatan mereka dan keselamatan semua," lapor SPA, dilansir Al Arabiya, Rabu (1/12).
Arab Saudi pada Minggu menghentikan penerbangan dari dan ke Malawi, Zambia, Madagaskar, Angola, Seychelles, Mauritius, dan Komoros karena wavab Covid varian Omicron.
Negara kerajaan ini juga menangguhkan izin masuk warga non-Saudi yang datang langsung atau tida langsung dari negara-negara tersebut, kecuali bagi mereka yang telah menghabiskan 14 hari di negara lain.
Juru bicara kementerian Kesehatan mengatakan, munculnya varian baru virus corona adalah hasil dari tidak tercapainya tujuan kesehatan, individu yang tidak divaksinasi, dan kelalaian yang parah dalam tindakan pencegahan.
Jumlah dosis vaksin yang telah disuntikkan di Saudi telah mencapai 47 juta, di mana lebih dari 22,3 juta orang telah divaksinasi.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya