Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arab Saudi buka perbatasan, bolehkan penduduk Qatar berhaji

Arab Saudi buka perbatasan, bolehkan penduduk Qatar berhaji Kabah. onislam.net

Merdeka.com - Pemimpin Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman, akhirnya luluh membolehkan warga Qatar memasuki negaranya buat menunaikan ibadah Haji. Sebelumnya Saudi mempersulit penduduk Qatar buat berhaji lantaran perselisihan diplomatik yang belum selesai sampai saat ini.

Dilansir dari laman The Guardian, Jumat (18/8), Arab Saudi kini membuka pos perbatasan Salwa, dan mengizinkan rombongan haji dari Qatar melalui darat melintas menuju Mekah dan Madinah. Sejak 5 Juni lalu, seluruh pintu perbatasan Arab Saudi dengan Qatar ditutup, karena konflik diplomatik. Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab ikut-ikutan memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Pesawat maskapai Qatar juga dilarang melintasi negara-negara sedang bersengketa itu.

Pembukaan perbatasan itu dilakukan setelah Pangeran Muhammad bin Salman menerima kunjungan rombongan pemerintah Qatar. Hal itu menunjukkan ada titik terang perdamaian sengkarut diplomatik di jazirah Arab berlangsung lebih dari dua bulan.

"Raja membolehkan jemaah haji Qatar memasuki Arab Saudi melalui perbatasan Salwa, dan mereka bisa lewat tanpa izin elektronik," tulis pemerintah Arab Saudi dalam pernyataan tertulis.

Raja Salman juga memerintahkan jet-jet pribadi milik maskapai Arab Saudi dikirim ke Bandara Doha buat menjemput jemaah haji Qatar. Dia menyatakan bakal menanggung seluruh biaya perjalanan jemaah asal Qatar.

Pangeran Muhammad menyatakan Arab Saudi melakukan itu usai bertatap muka dengan pemimpin Qatar, Syekh Abdullah bin Ali bin Abdullah bin Jassim al-Thani.

Juli lalu, Arab Saudi mempersulit jemaah asal Qatar hendak berhaji. Mereka cuma dibolehkan menggunakan pesawat dan diharuskan menumpang maskapai tertentu sudah meneken perjanjian dengan pemerintah Saudi. Akibatnya, pemerintah Qatar bereaksi menuduh kalau Arab Saudi mempolitisasi ibadah haji, dengan bukti mempersulit warganya hendak beribadah dan tidak menjamin keselamatan mereka.

Kuartet Liga Arab memutus hubungan diplomatik dan memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Qatar. Sebab, Qatar dituduh mendukung terorisme dan dekat dengan Iran yang merupakan penganut Syiah. Qatar menyangkal segala tuduhan dan menolak tunduk dengan syarat diajukan ke empat negara tetangganya itu.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP