Aparat Siprus sukses membekuk pembajak pesawat EgyptAir
Merdeka.com - Pemerintah Siprus mengklaim drama pembajakan pesawat EgyptAir telah dituntaskan. Pelaku bernama Seif Eldin Mustafa diamankan tim antiteror serta negosiator di kawasan Bandara Lacarna, Selasa (29/3) sore waktu setempat.
Pengumuman itu disampaikan lewat akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri Siprus. "Sudah berakhir. Pembajak pesawat ditangkap," demikian pengumuman tertulis itu seperti dilansir the Guardian.
Keterangan serupa diberikan oleh juru bicara pemerintah Siprus Nikos Christodoulides. Pihak Maskapai EgyptAir juga telah mengumumkan situasi darurat berakhir lewat akun Twitternya, karena pembajak yang beraksi sendirian berhasil dibekuk aparat.
Dalam laporan terpisah, kantor berita Reuters mengamini kabar si pelaku pembajakan ditahan. Dalam satu jam terakhir, terlihat empat orang berturut-turut keluar dari badan pesawat milik maskapai Mesir itu. Satu orang direkam oleh awak media menuruni jendela kokpit memakai tali.
Sedangkan orang kelima, keluar belakangan, mengangkat tangan dari tangga garbarata. Dia segera diamankan petugas. Kemungkinan yang terakhir keluar itulah sosok Mustafa.
Sebelum ditangkap pelaku menuntut diberikan seorang penerjemah. Selain itu, dia meminta dihubungkan pada mantan istrinya yang berstatus sebagai warga negara Siprus. Diduga kuat, ada masalah pribadi antara mereka bedua sehingga pelaku nekat membajak pesawat.
Jubir Kementerian Luar Negeri Mesir menyebut pelaku tidak terkait jaringan terorisme apapun. "Dia bukan teroris, dia cuma orang idiot," ujarnya.

Penumpang EgyptAir yang dibebaskan pertama kali (c) AFP PHOTO/GEORGE MICHAEL
Pesawat EygptAir ini membawa 55 penumpang (dalam artikel sebelumnya disebut 82), lebih dari 30 orang adalah warga negara Mesir yang dibebaskan paling awal. Selain itu, korban pembajakan lain adalah kru serta penumpang warga asing asal Irlandia, Italia, dan Inggris.
Pesawat rute Alexandria-Kairo itu awalnya hendak dibajak ke Turki, tapi karena alasan bahan bakar, akhirnya mendarat darurat di Siprus. Motif Mustafa berbuat nekat, selain kemungkinan masalah pribadi, masih simpang siur. Ada sumber mengatakan pelaku berstatus sebagai tentara Mesir.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya