Amerika Serikat bantu dana buat pengungsi Rohingya
Merdeka.com - Amerika Serikat menyambut baik keputusan Indonesia dan Malaysia untuk memberikan bantuan kemanusiaan serta penampungan bagi 7.000 imigran Rohingya. AS sendiri akan terus mendesak negara-negara lainnya di kawasan ASEAN untuk terus membantu dan mendukung upaya-upaya tersebut.
Dalam pernyataan yang diberikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Marie Harf, isu penting mengenai Rohingya akan dibahas dalam pertemuan tingkat pejabat tinggi di Bangkok 29 Mei mendatang.
"Kami percaya semua negara di kawasan yang terkait dengan isu ini akan menghadiri pertemuan tersebut. Pertemuan tersebut akan dihadiri oleh delegasi tingkat tinggi AS," tulisnya dalam pernyataan yang diterima merdeka.com, Kamis (21/5).
AS sendiri sedang memikirkan dua opsi bantuan, namun mereka akan memberikan bantuan keuangan untuk tahap awal.
"Jika UNHCR dan IOM menunjukkan tanda perlunya dana tambahan untuk membantu pemerintah dalam membangun hal-hal sepeti fasilitas penerimaan dan menjamin prosedur pemeriksaan perlindungan, kami akan mempertimbangkan permohonan tersebut," lanjut dia.
Dalam pernyataan tersebut, Harf juga mengatakan akan mendorong terus para negara-negara besar lainnya untuk memberi tanggapan secara cepat dalam berkomitmen membantu Indonesia dan Malaysia.
Lantaran Indonesia dan Malaysia telah meminta bantuan untuk memukimkan kembali para pengungsi, hal tersebut akan dipelajari baik-baik oleh pemerintah AS.
"Sejauh ini, lebih dari 1.000 pengungsi Rohingya telah dimukimkan kembali di AS selama tahun anggaran ini. Kami telah memberikan bantuan kemanusiaan senilai hampir US$ 109 juta untuk para warga Myanmar," terangnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya