Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Amerika makin dikepung teroris

Amerika makin dikepung teroris Teror 11 September. shotgun-blog.blogspot.com

Merdeka.com - Seorang pejabat Amerika menyatakan jumlah orang yang dianggap tersangka teroris dalam basis data pihak keamanan Amerika Serikat meningkat dalam lima tahun menjadi 875 ribu nama setelah sebelumnya hanya 540 ribu.

Situs Huffington Post melaporkan, Jumat (3/5), di antara daftar nama itu terdapat tersangka Bom Boston Tamerlan Tsarnaev, 26, yang kini telah tewas. Nama Tamerlan masuk daftar itu pada 2011. Meningkatnya daftar nama tersangka teroris itu lantaran peristiwa gagalnya serangan bom di sebuah pesawat oleh Umar Farouk Abdulmutallab di Kota Detroit pada 2009.

Intelijen dan aparat kemanan Amerika mengakui di parlemen bahwa mereka keliru mengantisipasi serangan itu meski nama Abdulmutallab sudah masuk dalam daftar tersangka teroris Amerika.

Daftar bernama Pusat Data Identitas Teroris (TIDE) itu dikelola oleh Pusat Kontra Terorisme Nasional Amerika. Nama yang ada di daftar sangat rahasia itu memuat identitas para tersangka yang berpotensi melakukan serangan di seluruh dunia. Orang-orang yang ada di dalam daftar itu bisa dikenakan larangan terbang untuk mencegah serangan di pesawat.

Namun ahli kontra terorisme Karen Greenberg dari Universitas Fordham mempertanyakan meningkatnya jumlah nama tersangka teroris itu.

"Yang diperlukan sebetulnya adalah fokus. Bukan sekadar jumlah. Seharusnya data itu lebih spesifik," kata dia. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP