Aktris Natassia Malthe beberkan pelecehan seksual dilakukan Harvey Weinstein
Merdeka.com - Satu demi satu perempuan mengaku mengalami pelecehan seksual oleh produser kawakan Amerika Serikat, Harvey Weinstein, muncul. Kini, aktris asal Norwegia, Natassia Malthe, mengatakan dia dirudapaksa oleh Harvey di hotel usai menghadiri acara Penghargaan BAFTA sembilan tahun lalu.
Dalam jumpa pers digelar di New York, Amerika Serikat, Malthe membeberkan rincian kejadian pada malam 10 Februari 2008 silam, di Hotel Sanderson, London, Inggris. Dia mengatakan setelah acara selesai dan langsung kembali ke hotel dan hendak tidur.
Menurut Malthe, saat itu pintu kamarnya digedor-gedor oleh Harvey dan memaksa masuk. Malthe mengatakan, Harvey saat itu langsung menerobos dan merancap di hadapannya sembari merayu bakal memberi kesempatan dia berakting dalam film garapannya asal mau berhubungan badan.
"Saya lagi duduk di kasur dan berbincang, kemudian Harvey mendorong dan memaksa berhubungan intim. Saya merasa jijik selama itu. Saya cuma menutup mata dan berharap cepat berakhir," kata Malthe, seperti dilansir dari laman Independent, Kamis (26/10).
Memang, lanjut Malthe, keesokan harinya Harvey memberinya naskah film Nine. Dia pun berkesempatan beradu peran dengan Daniel Day-Lewis, Nicole Kidman, dan Judi Dench.
Beberapa saat kemudian, Harvey meminta Malthe bertemu di sebuah hotel di Beverly Hills, memaksanya berhubungan intim bertiga dengan seorang perempuan lain. Malthe menolaknya, dan mengatakan saat itu Harvey murka lantas menghardiknya.
Dengan demikian, Malthe menjadi perempuan kesekian yang diduga menjadi korban keliaran syahwat Harvey. Aparat penegak hukum kabarnya sedang menyelidiki perkara itu. Sebab, selama ini banyak korban Harvey memilih tutup mulut demi kelangsungan karir mereka di industri hiburan.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya