Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akibat bom mobil di Istambul, satu mahasiswa Indonesia terluka

Akibat bom mobil di Istambul, satu mahasiswa Indonesia terluka Bom mobil sasar polisi di Istambul. ©2016 Merdeka.com/Reuters/Osman Orsal

Merdeka.com - Bom yang kemarin meledak di Distrik Vezneciler, Kota Istambul, Turki menewaskan 11 orang dan menyebabkan puluhan lainnya terluka. Dilaporkan seorang warga negara Indonesia (WNI) berstatus mahasiswa ikut terluka ringan.

Menurut keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri yang diterima merdeka.com, Rabu (8/6), mahasiswa bernama Azwar Abadi Arsyad terluka akibat plafon ruang kelas yang rubuh terkena ledakan tersebut. Dia kuliah di Universitas Istambul, jurusan fisika.

"Konsulat Jenderal RI Istambul sudah menghubungi WNI tersebut dan diketahui bahwa hanya luka gores," seperti dikutip dari keterangan tersebut.

KJRI Istambul menambahkan, korban kini sudah kembali ke asrama. Azwar sendiri, dalam keterangan tertulis yang diterima dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki, mengira awalnya ada gempa.

"Saya pikir gempa, kita semua di kelas 10 menit lagi, masih ujian. Lalu semuanya pada nangis," ujar mahasiswa asal Makasar tersebut.

"Kaca-kaca kampus juga pecah terkena goncangan, sepertinya ujian bakal ditunda sore hari atau mungkin minggu depan," lanjut Azwar.

Azwar mengaku langsung menelepon PPI usai kejadian. Dia menuturkan, segera menghindar dari keramaian dan mencuci kepalanya yang terluka.

Pihak KJRI Istambul hingga kini masih terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait di Turki. Mereka mengimbau WNI yang berada di Turki untuk menghindari pusat-pusat keramaian yang dapat menjadi target.

"Sementara untuk WNI yang akan bepergian ke wilayah ini, diharapkan dapat memperhatikan perkembangan situasi," imbau KJRI Istambul.

Hingga kini, sekitar 708 WNI berdomisili di Istambul. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa dan juga WNI yang memiliki pekerjaan tetap.

Dari data PPI Turki sendiri, sedikitnya ada tujuh pelajar Indonesia yang kuliah di Universitas Istambul.

Lokasi bom persis berada di dekat kampus Azwar di Fakultas Sains Universitas Istambul, di depan stasiun bawah tanah metro Vezneciler. Hal ini yang menyebabkan kaca dan bangunan di sekitar rusak parah. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP