Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akhiri Perselisihan, Saudi Bakal Buka Kembali Kedutaan di Qatar

Akhiri Perselisihan, Saudi Bakal Buka Kembali Kedutaan di Qatar Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan.. John MacDougall/Pool/AFP

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan dua hari lalu mengatakan negaranya akan membuka kembali kedutaan besarnya di Doha, Qatar dalam beberapa hari ke depan setelah pekan lalu kedua negara mengakhiri perselisihan selama tiga tahun terakhir.

Laman Aljazeera melaporkan, Sabtu (16/1), ketika ditanya wartawan dalam jumpa pers di Riyadh, Menteri Faisal mengatakan pembukaan kembali kedutaan hanya masalah logistik.

"Kedutaan kami akan kembali dibuka di Dohan dalam hitungan hari setelah menyelesaikan prosedur yang diperlukan," kata dia dalam jumpa pers bersama sejawatnya Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.

Menlu Saudi menyebut negaranya akan "memulihkan secara penuh hubungan diplomatik dengan Qatar."

Arab Saudi dan sekutunya negara Liga Arab, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir--Juni 2017 menjatuhkan sanksi embargo perdagangan dan perjalanan terhadap Qatar dengan alasan negara itu mendukung terorisme dan dekat dengan Iran.

Negara Liga Arab merilis 13 tuntutan untuk mengakhiri blokade, termasuk menutup kantor stasiun televisi Aljazeera yang bermarkas di Doha, Qatar.

Doha membantah semua tuduhan dan menolak memenuhi tuntutan dengan mengatakan blokade itu hanya bertujuan menjatuhkan kedaulatan Qatar.

Tiga negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC)--Saudi, UEA, dan Bahrain setuju mencabut blokade itu pada KTT GCC awal bulan ini di Al-Ula, Saudi setelah ada mediasi dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan negara Kuwait.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP