Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahli penerbangan sebut AirAsia QZ8501 terbang terlalu pelan

Ahli penerbangan sebut AirAsia QZ8501 terbang terlalu pelan air asia. airbuscompany

Merdeka.com - Pesawat AirAsia yang hilang kontak sejak Minggu (28/12) disebut-sebut terbang terlalu pelan demi menghindari cuaca buruk. Hal itu dikatakan ahli penerbangan Geoffrey Thomas.

"Pilot AirAsia QZ8501 diyakini menurunkan kecepatan terbangnya untuk menghindari kondisi cuaca yang buruk, namun sayangnya ia terbang terlalu pelan," ujar Thomas, seperti dilansir koran Daily Mail, Senin (29/12).

Thomas juga mengatakan pesawat AirAsia ini terbang sekitar 100 knot atau 160 km/jam. Hal tersebut sangat berbahaya bagi pesawat di titik koordinat seperti tempat hilangnya pesawat ini.

Pesawat tipe Airbus A320 ini hilang di sekitar perairan Kalimantan Tengah hingga Bangka Belitung. Pesawat yang membawa 162 orang ini hilang sekitar pukul 06.20 WIB. Beberapa spekulasi mengatakan cuaca, kecepatan, dan sistem radar yang sudah tua menjadi penyebab hilangnya pesawat.

Kepala Badan SAR Nasional (BASARNAS), Henry Bambang Sulistyo, mengatakan seluruh tenaga dikerahkan untuk mencari pesawat milik maskapai Malaysia ini. Bahkan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Australia ikut membantu pencarian pesawat tersebut.

(mdk/fas)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP