Ahli forensik Rusia sebut Arafat bukan mati diracun
Merdeka.com - Lembaga Ahli Forensik Rusia hari ini mengatakan mantan Pemimpin Palestina Yasser Arafat meninggal karena sebab alami.
"Yasser Arafat meninggal bukan karena dampak radiasi tapi oleh sebab alami," kata Vladimir Uiba, kepala Badan Biologi-Medis Federal (FMBA), seperti dilansir surat kabar Russia Today, Kamis (26/12), mengutip Interfax.
Hasil penelitian ahli Rusia itu senada dengan penyelidikan ilmuwan Prancis yang awal bulan ini mengatakan Arafat tidak meninggal karena bahan radioaktif polonium. Arafat wafat pada 2004 lalu di usia 75 tahun.
Kematiannya ketika itu dinyatakan akibat penyakit stroke tapi sejumlah dokter Prancis menyatakan belum bisa menentukan apa penyebab penyakitnya itu.
Sedangkan sejumlah ahli forensik dari Swiss bulan lalu mengatakan, dari hasil sampel diambil dari tubuh Arafat ditemukan kadar racun polonium.
Banyak warga Palestina selama ini meyakini Arafat dibunuh Israel. Namun Negeri Zionis itu selalu membantah tuduhan. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya