Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

61 warga Pantai Gading tewas ketika pesta malam tahun baru

61 warga Pantai Gading tewas ketika pesta malam tahun baru 60 remaja tewas di malam tahun baru. ©Reuters/Thierry Gouegnon

Merdeka.com - Tahun Baru menjadi tragedi mengenaskan di Pantai Gading Afrika ketika 61 warga tewas, termasuk 26 anak-anak lantaran terinjak-injak ketika berdesakan menyaksikan pertunjukan kembang api di malam Tahun baru.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (2/1), peristiwa itu terjadi di luar Stadion Houphouet Boigny Kota Abidjan sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Para korban itu kebanyakan mati karena terinjak dan tercekik di tengah kerumunan warga di sebuah jalan sempit.

Salah satu korban luka mengatakan petugas kemanan yang datang untuk membubarkan kerumunan menimbulkan kepanikan sehingga banyak orang terdorong-dorong hingga jatuh saling menimpa dan menginjak-injak.

Setelah mengunjungi kamar mayat rumah sakit, Menteri Kepemudaan Alain Lobognon mengatakan korban tewas termasuk 28 perempuan dan enam laki-laki.

Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara menyatakan tiga hari berkabung nasional karena kejadian ini. "Presiden menyatakan duka mendalam kepada para keluarga dan kerabat korban serta menyerukan penyelidikan segera," kata pernyataan dari kantor kepresidenan kemarin.

Menteri dalam Negeri Hamed Bakayoko mengatakan tragedi itu terjadi ketika ratusan warga hendak pulang ke rumah masing-masing setelah menyaksikan pertunjukan kembang api di pusat bisnis kota itu. Laporan awal menyebutkan 200 orang terluka tapi Bakayoko mengatakan sekitar 49 luka-luka, termasuk dua warga luka serius.

Ribuan warga Abidjan merayakan malam pergantian tahun dengan turun ke jalan untuk menyaksikan kembang api dan sekitar lima ribu petugas keamanan dikerahkan untuk mengamankan acara itu. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP