Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6.000 Lebih Kasus Cacar Monyet Dilaporkan di 58 Negara, WHO Gelar Rapat Darurat

6.000 Lebih Kasus Cacar Monyet Dilaporkan di 58 Negara, WHO Gelar Rapat Darurat Cacar Monyet. ©CDC Public Health Image Library

Merdeka.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan menggelar rapat darurat setelah kasus cacar monyet yang dilaporkan dari seluruh dunia terus bertambah. Data terbaru WHO, lebih dari6.000 kasus cacar monyet dilaporkan dari 58 negara dalam wabah terbaru ini.

Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pihaknya akan mengadakan kembali rapat komite yang akan memberi saran untuk menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global. Rapat akan digelar sekitar dua pekan mendatang atau bisa lebih cepat.

Dalam rapat sebelumnya yang digelar pada 27 Juni, komite memutuskan cacar monyet sebagai wabah karena kasusnya meningkat baik di Afrika yang menjadi endemik penyakit ini maupun secara global. Namun saat itu wabah ini tidak ditetapkan sebagai darurat kesehatan.

"Saya terus khawatir dengan skala dan penyebaran virus itu di seluruh dunia," kata Tedros dalam konferensi pers virtual dari Jenewa, dikutip dari Reuters, Kamis (7/7).

Dia menambahkan, rendahnya tes cacar monyet berarti kemungkinan ada lebih banyak kasus yang tidak dilaporkan.

Tedros mengatakan, sekitar 80 persen kasus dilaporkan dari Eropa.

Cacar monyet menyebar ke seluruh dunia sejak awal Mei. Penyakit ini merupakan infeksi virus ringan yang menyebabkan gejala seperti flu dan ruam kulit.

Angka kematian pada wabah cacar monyet sebelumnya di Afrika sekitar 1 persen, tapi sejauh ini wabah terbaru tampaknya tidak begitu mematikan di negara-negara non endemik.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP