Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

52 Juta orang berprofesi sebagai PRT di seluruh dunia

52 Juta orang berprofesi sebagai PRT di seluruh dunia demo prt. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Eksploitasi terhadap pekerja rumah tangga di beberapa negara seantero Asia Pasifik masih memiliki angka yang tinggi. Banyak dari mereka yang tidak mendapat hak yang sesuai, seperti tidak mendapat hari libur, bekerja lebih dari jamnya, bahkan adanya penyiksaan.

Menurut perwakilan Kementerian Luar Negeri, diwakili oleh Dirjen Amerika Eropa Muhammad Anshor, percederaan hak pekerja rumah tangga diakibatkan kurangnya peran pemerintah untuk bekerjasama dengan pemangku kepentingan di tiap kawasan guna pencegahan hal terkait.

"Jutaan perempuan bermigrasi ke kawasan Asia Pasifik untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga, termasuk Indonesia. Saya menyambut baik semua inisiatif seperti kampanye inovatif untuk mendorong migrasi yang aman demi menghentikan eksploitasi dan perdagangan orang," kata Anshor dalam acara yang dihelat oleh International Organization for Migration (IOM) di Empirica, Jakarta, Rabu (25/5).

Dari data yang dihimpun, tercatat ada 52 juta pekerja rumah tangga tersebar di seluruh dunia, 41 persen berada di Asia Pasifik, di mana 1,9 juta pekerja mengalami eksploitasi.

Karenanya, IOM bekersama dengan US Agency for International Development (USAID) mencoba memberi kampanye melalui video yang membawa pesan positif guna mendorong migrasi yang aman bagi para pekerja, khususnya pekerja rumah tangga agar tidak terjadi eksploitasi, percederaan hak, atau kekerasan seksual.

Video kampanye tersebut bisa diakses luas melalui situs IOM.org

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP