Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Kecelakaan pesawat paling misterius sepanjang sejarah

5 Kecelakaan pesawat paling misterius sepanjang sejarah Puing EgyptAir. ©2016 REUTERS/Egyptian Military/Handout

Merdeka.com - Badan pesawat maskapai EgyptAir nomor penerbangan 804 hingga Minggu (22/5) pagi waktu setempat belum ditemukan, dua hari selepas hilang kontak. Kendati demikian, sebagian puing dan potongan tubuh penumpang sudah diperoleh tim SAR di perairan berjarak 180 mil dari Kota Alexandria di pesisir utara Mesir.

Insiden EgyptAir menambah deretan kecelakaan udara paling misterius dalam sejarah. Pemicu peristiwa nahas itu menjadi perdebatan para pakar penerbangan.

Sejak awal pemerintah Mesir maupun Otoritas Keamanan Prancis mencurigai kemungkinan aksi terorisme. Soalnya pilot hingga beberapa saat sebelum hilang kontak sama sekali tidak mengirim sinyal darurat kepada pengawas udara Bandara Kairo.

Namun, Sistem Komunikasi dan Pelaporan Penerbangan Udara Internasional (ACARS) menangkap sinyal dari pesawat beberapa menit sebelum hilang kontak. Dari data terbaru, muncul indikasi ada kebakaran di sirkuit elektronik dekat kokpit, tepatnya di dalam toilet bagian depan kabin.

Menurut Bob Mann, pakar penerbangan asal AS, adanya asap menandakan kemungkinan lain kerusakan teknis dari pesawat itu sendiri di ketinggian 37 ribu kaki. Ada interval dua menit dari sinyal pertama muncul sampai kemudian pesawat hilang kontak. Artinya, kemungkinan ada masalah teknis, bukannya bom.

"Sehingga pesawat kemudian terhempas tiba-tiba. Tapi kita tetap tidak bisa membuang kemungkinan aksi terorisme seperti ledakan bom," ujarnya seperti dilansir telegraph.co.uk.

Setidaknya, ditemukannya puing dan potongan jasad bisa membuka tabir kecelakaan ini. EgyptAir rute Paris-Kairo itu setidaknya tak hilang sepenuhnya seperti Malaysia Airlines MH370 yang sampai sekarang keberadaannya masih menjadi misteri.

Kalaupun EgyptAir jatuh akibat ulah teroris, belum ada kelompok manapun mengaku bertanggung jawab. Dengan atau tanpa adanya ulah militan, industri penerbangan Mesir sudah cukup terpukul akibat kejadian ini. Pada Oktober 2015, pesawat komersial Rusia, Metrojet, jatuh setelah lepas landas dari Bandara Sinai. Peristiwa menewaskan 217 penumpang dan 7 kru itu ternyata dipicu bom oleh militan ISIS.

Otoritas Mesir, dibantu tim SAR Yunani, Malta, Prancis, dan Amerika Serikat, kini fokus ke titik pencarian di Laut Mediterania demi menemukan kotak hitam. Total korban dalam insiden EgyptAir adalah 56 orang penumpang serta 10 awak pesawat.

Lantas, kecelakaan udara mana lagi yang punya karakteristik misterius seperti insiden EgyptAir? Berikut rangkumannya oleh merdeka.com:

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP