39 Turis tewas ditembak, Tunisia bakal tutup 80 masjid radikal
Merdeka.com - Menyusul serangan penembakan di pantai Sousse kemarin yang menewaskan 39 turis, Perdana Menteri Tunisia Habib Essid mengatakan pemerintah akan menutup 80 masjid radikal yang diduga menyebarkan ajaran kekerasan.
Penutupan itu, kata dia, akan berlangsung dalam waktu sepekan, seperti dilansir BBC, Sabtu (27/6).
"Sejumlah masjid terus menyebarkan propaganda dan mereka mendukung terorisme," kata Essid dalam jumpa pers kemarin.
Penutupan masjid itu, kata dia, akan dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Penembakan yang diklaim oleh kelompok militan Negara ISlam Irak dan Suriah (ISIS) itu menewaskan warga Tunisa, Inggris, Jerman, Belgia, Prancis dan Irlandia.
Polisi berhasil menembak mati pelaku penembakan. Polisi mengatakan pelaku adalah mahasiswa yang sebelumnya tidak pernah dikenal.
Teror kali ini adalah serangan kedua setelah Maret lalu kelompok militan menewaskan 22 orang, kebanyakan warga asing, di sebuah musim. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya