Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Tradisi yang dianggap 'kotor' di dunia ini bikin bergidik

3 Tradisi yang dianggap 'kotor' di dunia ini bikin bergidik Ritual berguling di atas sisa makanan. ©2012 Merdeka.com/Desi Dime

Merdeka.com - Tradisi dilakukan masyarakat di satu daerah secara turun temurun dari leluhurnya. Mereka meyakini, jika melakukan tradisi tersebut maka akan mendapatkan keberuntungan. Namun tidak semua tradisi bersifat wajar. Ada beberapa tradisi di dunia yang menurut orang lain justru tidak masuk akal.

Bahkan, di beberapa tempat ada juga yang dianggap kotor dan jorok. Namun demikian, menurut sebagian orang lagi tradisi tersebut justru dianggap membawa keberkahan. Berikut ini beberapa tradisi aneh di dunia, seperti dikutip Merdeka.com dari berbagai sumber:

Makan plasenta bayi di China

bayi di china rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Makan plasenta bayi memang sangat menjijikkan. Dan ini dilakukan oleh masyarakat di China, bahkan di Jamaika dan India. Alasannya, ibu yang makan plasenta mereka sendiri setelah melahirkan untuk mengambil nutrisi lain dari plasenta tersebut.

Berguling di atas ludah di India

atas ludah di india rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Tradisi ini mewajibkan kaumnya untuk berguling-guling di bekas air ludah kaum Brahmana. Kaum ini merupakan kaum dengan kasta tertinggi di India. Dan yang melakukan ritual ini adalah kaum Dalit yang merupakan kaum dengan kasta terendah. Ritual yang diberi nama Madey Snana ini sudah ada sejak 4000 tahun. Kaum Dalit percaya berguling di bekas ludah bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit dan mendatangkan berkah.

Makan abu orang mati di Venezuela dan Brasil

orang mati di venezuela dan brasil rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Merindukan orang yang mereka cintai memang wajar.  Apalagi orang tersebut sudah meninggal dunia. Beberapa negara juga melakukan tradisi membakar jasad orang yang sudah meninggal. Tapi apakah wajar, jika orang tersebut memakan abu tersebut? Itulah tepatnya yang dilakukan oleh suku Yonamamo dari Brasil dan Venezuela. Jasad orang yang mereka cintai, setelah dibakar, maka akan mereka makan untuk mengenang orang yang dicintai.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP