3 Peristiwa besar yang mengguncang kerajaan di dunia
Merdeka.com - Kisah keluarga kerajaan memang selalu menarik untuk diketahui. Meski demikian, tidak sedikit peristiwa besar terjadi di negara kerajaan di dunia yang luput dari pemberitaan.
Jika dilihat dari luar, memang kondisi keluarga kerajaan tampak baik-baik saja. Padahal, tidak sedikit yang diterpa masalah besar. Berikut peristiwa menggemparkan yang dialami keluarga kerajaan.
Misteri kematian Putri Diana
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBanyak teori konspirasi dalam kematian tragis Putri Diana. Sebelum tewas dalam kecelakaan mobil, mantan istri Pangeran Charles itu sedang bepergian bersama Dodi AL Fayed. Mobil itu disupiri oleh Henry Paul, yang pernah bekerja untuk intelijen Prancis dan Inggris.Â
Henry mengemudikan mobilnya menuju apartemen milik Dody, namun dia memilih jalan memutar. Saat melewati terowongan Pint d'Alma, mobil yang ditumpangi Diana dan pacarnya kecelakaan. Yang lebih mencurigakan lagi, 17 CCTV terpasang di sepanjang rute.
Keanehan selanjutnya yakni saat jasad ibu dari Pangeran William dan Pangeran Harry itu tidak langsung dikeluarkan dari mobil, melainkan harus menunggu sampai 37 menit untuk bisa diantar ke rumah sakit terdekat. Ahli medis yang bersaksi di pengadilan mengatakan, jika Diana dilarikan ke rumah sakit lebih cepat, kemungkinan ia akan selamat.
Kematian Raja Faisal oleh keponakannya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDi balik kekayaan kerajaan Saudi, ada peristiwa menyeramkan, yaitu pembunuhan Raja Faisal. Tanggal 25 Maret 1975, Raja Faisal meninggal dunia karena ditembak oleh Pangeran Faisal bin Musaed, keponakan Raja Faisal. Pangeran Faisal menembakkan tiga peluru dari jarak dekat ke arah korban di tengah sebuah acara kerajaan.
Raja Faisal sedang membungkuk untuk mencium keponakannya itu. Tetapi tiba-tiba Pangeran Faisal bin Musaed mengeluarkan pistol dan menembaknya. Senjata itu diarahkan ke bawah dagu, lalu ke telinga.
Faisal bin Musaed dibekuk tak lama kemudian dan diperiksa pihak Kepolisian Saudi. Para dokter dan psikiater mengeluarkan diagnosis bahwa pelaku dalam kondisi 'tak seimbang' secara mental. Sebelum hingga setelah insiden penembakan, pelaku dalam kondisi tenang. Motif yang melatarbelakangi aksi Pangeran Faisal bin Musaed belum diketahui. Namun, beredar spekulasi aksinya itu sebagai balas dendam atas kematian saudaranya Khalid, yang tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan pada 1966.
Gelar adik perempuan Raja Spanyol Felipe VI dicabut
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comRaja Spanyol Felipe VI mengeluarkan perintah mencabut gelar kebangsawanan yang melekat pada adik perempuannya, Putri Cristina. Pencabutan gelar Duchess of Palma de Mallorca pada Cristina itu dilakukan setelah sang putri diduga terlibat skandal penggelapan pajak yang memalukan.
Sang putri dituduh berkolusi dengan suaminya, Inaki Urdangarin, mantan pemain bola tangan Olimpiade, dalam skema penggelapan pajak sekitar US$ 6.600.000 (Rp 88 miliar) dana publik.
Dengan penetapan status menjadi tersangka, Putri Christina ditetapkan menjadi anggota pertama keluarga kerajaan yang diadili sejak monarki dipulihkan di Spanyol pada 1975.
(mdk/esy)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya