17 Orang Tewas Setelah Pesawat Militer Filipina Jatuh
Merdeka.com - Sedikitnya 17 penumpang pesawat militer Filipina tewas setelah pesawat itu jatuh di Pulau Jolo, Provinsi Sulu, selatan Filipina hari ini.
Dilansir dari laman the Straits Times, Minggu (4/7), Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Cirilito Sobejana mengatakan pesawat C-130 dengan nomor ekor 5125 itu jatuh sekitar pukul 11.30 ketika berusaha mendarat di landasan di Kota Patikul, Sulu.
Sebelumnya dilaporkan, Hingga saat ini sudah 40 orang diselamatkan dari reruntuhan yang masih terbakar.
Pesawat itu berangkat dari Cagayan de Oro mengangkut tentara yang baru lulus latihan militer.
"Pesawat itu meleset dari landasan ketika berusaha naik lagi," kata Sobejana.
Upaya penyelamatan kini masih berlangsung.
Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengatakan kepada Reuters, pesawat itu membawa 92 penumpang, termasuk tiga pilot dan lima awak kabin.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Arsenip Andolong dalam pernyataan menyebut 17 jenazah sudah ditemukan.
Sejumlah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan pesawat itu terbakar dan mengepulkan asap.
Sebagian penumpang belum lama ini baru lulus dari latihan militer dan mereka dikerahkan ke Sulu untuk bergabung dengan pasukan anti-terorisme.
Wilayah selatan Filipina dikenal sebagai kawasan kelompok militan Abu Sayyaf.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya