15 WNI perempuan simpatisan ISIS yang ditahan Pasukan Kurdi ingin pulang
Merdeka.com - Direktur program terorisme dan kontra terorisme dari Badan Pengawas Hak Asasi Manusia (HRW), Nadim Houry, mengungkapkan bahwa pada Februari lalu pasukan Kurdi menahan 800 perempuan dari berbagai negara yang merupakan simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada Februari lalu.
Dari jumlah tersebut, 15 orang di antaranya merupakan WNI dan satu orang berasal dari Malaysia.
Saat ini, kata Houry, para perempuan itu ditahan di kamp-kamp di daerah yang berada dalam kekuasaan kelompok Kurdi. Sebagian besar dari perempuan ditahan bersama dengan anak-anak mereka.
Berdasarkan wawancara dengan para tawanan, Houry mengungkapkan bahwa para perempuan itu mengaku sering dipukuli dan dilecehkan selama menjalani proses interogasi. Selain itu, mereka juga dipaksa hidup dalam kondisi yang tidak higienis dengan bayi mereka yang masih rentan.
"Para wanita ini berada dalam situasi yang sangat sulit. Terlebih bagi anak-anak kecil, mereka hidup dalam keadaan yang benar-benar tidak baik," kata Houry seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (27/4).
Para wanita ini ditahan di lokasi yang berbeda dari jihadis ISIS dan masih diberi kebebasan dalam syarat-syarat tertentu. Namun meski demikian mereka tidak diizinkan meninggalkan kamp.
"Para wanita ini ingin pulang ke rumah dan bersedia menghadapi tuntutan kriminal di negara asal mereka," ungkap Houry.
"Jika tidak bisa, beberapa di antara wanita itu ingin setidaknya mengirim anak-anak mereka ke rumah. Sebab anak-anak itu tidak melakukan kejahatan apapun, mereka hanya korban dari kejahatan perang orangtua mereka," tambahnya.
Houry mengungkapkan pemerintah sudah melakukan upaya untuk memulangkan mereka, namun prosesnya masih berjalan lambat.
Pasukan Kurdi sendiri tidak ingin mengadili para wanita tersebut dan memilih mengirim mereka kembali ke negara asal mereka. Namun beberapa negara menentang langkah itu karena tidak mau berurusan dengan ribuan militan lain yang mungkin akan kembali.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya